Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Program Makan Bergizi Gratis Resmi Diluncurkan di Balimbingan, Simalungun

Program Makan Bergizi Gratis Resmi Diluncurkan di Balimbingan, Simalungun

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan di Nagori Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Kamis (22/1/2026). Peluncuran yang digagas Yayasan Ala Delphi melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Balimbingan 2 ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemenuhan gizi bagi kelompok rentan di daerah tersebut.

Dibaca Juga : Banjir Datang Malam Hari, Jalan DI Panjaitan hingga Daan Mogot Lumpuh Total

Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, yang hadir langsung pada kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya pelaksanaan program secara konsisten dan bertanggung jawab. Menurutnya, kualitas makanan dan keamanan proses penyajian menjadi kunci utama keberhasilan Program MBG.

Sebanyak 325 penerima manfaat yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita hadir mengikuti acara peluncuran. Sementara secara keseluruhan, SPPG Balimbingan 2 melayani 2.558 penerima manfaat di wilayah sekitar.

Ketua Yayasan Ala Delphi, Silverius Bangun, menyampaikan dapur MBG Ala Delphi akan mulai beroperasi penuh pada pekan depan. Selain menyiapkan makanan bergizi, pihak yayasan juga membuka ruang partisipasi masyarakat dengan menerima hasil pertanian dan peternakan lokal sebagai bahan baku dapur.

“Kami ingin program ini memberi dampak ganda, tidak hanya pada perbaikan gizi, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Silverius. Ia menambahkan, Yayasan Ala Delphi telah menyediakan saluran pengaduan khusus bagi penerima manfaat untuk menyampaikan masukan dan saran.

Dari sisi kesiapan, Silverius menegaskan dapur Ala Delphi telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi serta Sertifikat Halal. Hal tersebut menjadi jaminan bahwa makanan yang diproduksi memenuhi standar kesehatan dan kelayakan konsumsi.

Dalam arahannya, Bupati Simalungun menekankan Program MBG sejalan dengan kebijakan nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia meminta pengelola dapur memastikan setiap tahapan, mulai dari pengolahan hingga distribusi makanan, diawasi dengan ketat.

“Jangan sampai ada kelalaian yang berdampak pada kesehatan penerima manfaat. Kebersihan, keamanan, dan kelayakan makanan harus menjadi perhatian utama,” kata Bupati.

Selain berdampak pada sektor kesehatan, Bupati menilai Program MBG juga berpotensi menggerakkan ekonomi lokal. Kebutuhan bahan pangan dapur dinilai dapat menjadi peluang bagi petani dan peternak di sekitar lokasi.

Saat ini, Kabupaten Simalungun tercatat memiliki 95 titik dapur MBG, termasuk tiga dapur yang dikelola langsung oleh pemerintah daerah. Usai kegiatan peluncuran, Bupati Anton Achmad Saragih yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, meninjau dapur SPPG Ala Delphi.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati kembali mengingatkan pengelola agar menjaga kebersihan dapur, kelayakan peralatan, serta keselamatan kerja, termasuk penggunaan kompor dan tabung gas. Sebelum acara dimulai, Bupati dan Ketua TP PKK juga membagikan tumbler kepada balita dan ibu hamil sebagai bagian dari edukasi pola hidup sehat.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, Ketua DWP Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, pimpinan perangkat daerah, Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, Camat Tanah Jawa Sartik Manik, para pangulu, serta tokoh masyarakat.

Dibaca Juga : Tragis! Kereta Api Tabrak Pejalan Kaki di Siantar Timur, Identitas Korban Masih Misterius

Peluncuran Program Makan Bergizi Gratis di Balimbingan diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan status gizi masyarakat serta memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam mendukung kesejahteraan keluarga di Kabupaten Simalungun.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan