Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Prabowo Janjikan Kapal Tangkap 5–30 GT untuk Desa Nelayan, Dorong Ekonomi Pesisir

Prabowo Janjikan Kapal Tangkap 5–30 GT untuk Desa Nelayan, Dorong Ekonomi Pesisir

Presiden Prabowo Subianto berjanji menyalurkan kapal penangkap ikan berukuran 5 gross tonnage (GT) hingga 30 GT ke desa-desa nelayan di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan agar nelayan dapat melaut lebih lama dan meningkatkan hasil tangkapan.

Dibaca Juga : Satreskrim Polres Sergai Bekuk Pencuri di SDN Sei Bamban dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Penyaluran kapal tersebut merupakan bagian dari rencana modernisasi 12 juta kampung nelayan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih. Selain kapal, pemerintah juga akan membangun infrastruktur pendukung di setiap kampung nelayan.

“Salah satu program kita yang sangat strategis adalah Kampung Nelayan. Ada 12 juta kampung nelayan, kita akan modernisasi. Tiap kampung nelayan akan kita bikin jetty, dermaga kecil. Kita juga bangun pabrik es, cold storage, dan kita bantu kapal-kapal ikannya,” kata Presiden Prabowo saat Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di SICC, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), seperti dilansir dari Antara.

Presiden menyebut setiap desa nelayan diharapkan mendapat beberapa kapal 5 GT serta minimal satu kapal berukuran hingga 30 GT. Menurutnya, program ini telah diuji melalui proyek percontohan di Kabupaten Biak Numfor, Papua.

“Kita sudah punya pilot project di Biak yang telah terbukti meningkatkan hasil hampir 60 persen,” ujar Prabowo.

Modernisasi kampung nelayan saat ini telah berjalan melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hingga awal 2026, tercatat 19 Kampung Nelayan Merah Putih telah beroperasi, antara lain di Tolitoli (Sulawesi Tengah), Bumiharjo (Jawa Tengah), Pujiharjo (Jawa Timur), Lebetawi (Maluku), Gebang Mekar (Jawa Barat), Karang Duwur (Jawa Tengah), Poncosari (Yogyakarta), serta Bulukumba (Sulawesi Selatan).

Dari Bulukumba, hampir satu ton ikan segar untuk pertama kalinya berhasil diekspor ke Arab Saudi pada 9 Januari 2026.

Terkait pengadaan kapal, Presiden Prabowo juga telah melakukan pertemuan dengan CEO Babcock, David Lockwood, di London pada 18-21 Januari 2026. Babcock merupakan galangan kapal ternama dunia yang berbasis di Inggris.

Dibaca Juga : Kasus Korupsi Dana BOS, Mantan Kepsek SMAN 19 Medan Bayar UP Rp500 Juta

Kerja sama Indonesia-Inggris di bidang maritim tersebut mencakup dukungan pembangunan 1.500 kapal penangkap ikan, sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor perikanan nasional dan meningkatkan kesejahteraan nelayan. 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan