Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Polisi Tangkap Pembunuh Nenek di Helvetia, Dua Kaki Ditembak Saat Penangkapan di Batang Toru

Polisi Tangkap Pembunuh Nenek di Helvetia, Dua Kaki Ditembak Saat Penangkapan di Batang Toru

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap seorang nenek bernama Amimah Agama, yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Jalan Balai Desa, Kecamatan Medan Helvetia.

Pelaku berinisial Riswan Lubis (41), warga Jalan Sakit Lubis, Medan Kota. Ia ditangkap pada Rabu (23/7/2025) di kawasan Jalan Merdeka Sumuran, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Baca Juga : Dibunuh Sadis, Nenek 72 Tahun di Helvetia Tewas dengan Luka Sayat di Leher dengan Cutter

Diketahui, Riswan bukan orang asing bagi korban. Ia kerap dipercaya oleh keluarga sebagai teknisi untuk menangani permasalahan kelistrikan dan peralatan elektronik di rumah korban.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak kejahatan, yakni: uang tunai jutaan rupiah, perhiasan emas, obeng, dan pisau cutter.

Baca Juga : Motif Terungkap, Nenek 72 Tahun di Helvetia Dibunuh Gegara Pinjaman Uang Ditolak

Dari salah satu foto yang diterima redaksi MISTAR, tampak kedua kaki pelaku mengalami luka tembak. Diduga, tindakan tegas tersebut dilakukan polisi karena pelaku berusaha melawan saat ditangkap.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polrestabes Medan belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi penangkapan dan motif pembunuhan.

Baca Juga : Pria Mengaku Anak Pejabat Polisi di Medan Palak Warga, Aksinya Viral dan Berujung Diamankan

Namun, sumber internal menyebutkan bahwa pihak kepolisian berencana menggelar pra-rekonstruksi di lokasi kejadian pada sore hari ini.

Sebelumnya, warga Medan Helvetia dikejutkan dengan ditemukannya jasad seorang nenek berinisial AA (72) dalam kondisi mengenaskan di dalam rumahnya.

Baca Juga : Berebut Lahan Jaga Malam, Bentrokan di Pasar Deli Serdang Berakhir dengan Pembacokan

Korban ditemukan bersimbah darah, dan awalnya diduga menjadi korban perampokan disertai kekerasan.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan