Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Polisi Gerebek Loket Penjualan Sabu di Pelabuhan Belawan, Begini Skema Transaksinya

Polisi Gerebek Loket Penjualan Sabu di Pelabuhan Belawan, Begini Skema Transaksinya

Tim gabungan Direktorat Narkoba Polda Sumut dan Polres Pelabuhan Belawan, menggerebek ruko berlantai dua yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba di Jalan Proyek Bagan Deli, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.

Direktur Narkoba Polda Sumut, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, mengungkapkan bahwa ruko tersebut dikenal sebagai loket jual beli narkotika yang dikendalikan oleh Ismail Nasution bersama rekan-rekannya.

“Lokasinya cukup strategis, berada persis di ujung jalan. Ini memungkinkan para pelaku memantau siapa saja yang datang dari kejauhan,” ujar Jean, Senin (14/4/2025) di Mapolda Sumut.

Ia menjelaskan bahwa di lantai satu ruko terdapat tiga lubang yang dimodifikasi menjadi loket untuk transaksi. Para pembeli berada di luar, sedangkan penjual berada di dalam ruko.

Baca Juga : Ismail Nasution Ditangkap Lagi Usai Sempat Dibebaskan Polisi

“Ruko tersebut memang sengaja dibuat beberapa loket kecil. Pembeli tinggal menyerahkan uang, dan penjual memberikan barang dari balik loket,” lanjutnya.

Dalam penggerebekan itu, polisi berhasil menangkap seorang petugas loket berinisial D, serta Ismail Nasution berusia 58 tahun yang berperan sebagai pemilik barang.

Sementara itu, seorang pelaku lain berinisial T masih dalam pencarian dan telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Jean juga mengungkapkan bahwa meskipun ruko tersebut pada umumnya hanya digunakan sebagai tempat transaksi, beberapa pembeli yang sudah dikenal atau dipercaya diperbolehkan mengonsumsi narkoba di lokasi.

Baca Juga : Setahun Berjualan, Pengedar Sabu dengan Sistem ‘Paket Hemat Loket’ di Belawan Dibekuk

Sementara itu, lantai dua ruko diketahui digunakan sebagai tempat penyimpanan sabu.

“Di bagian atas ada beberapa tempat dijadikan penyimpanan paket-paket narkoba,” kata Jean.

Sementara itu, Ismail Nasution, yang merupakan bandar utama di lokasi tersebut, mengaku meraup keuntungan hingga Rp1,4 juta dalam sekali putaran.

Ia menyebut, uang hasil penjualan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk memenuhi kebutuhan keluarganya saat Lebaran lalu.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan