Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Permintaan Meningkat, Harga Emas di Kisaran Naik Awal Pekan

Permintaan Meningkat, Harga Emas di Kisaran Naik Awal Pekan

Harga emas di Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, kembali menunjukkan tren penguatan pada awal pekan ini. Memasuki Senin (12/1/2026), harga logam mulia tercatat mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama pekan lalu, memicu perhatian masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi maupun simpanan jangka panjang.

Berdasarkan pantauan di sejumlah toko emas di pusat perdagangan Kisaran, harga emas murni atau yang dikenal sebagai emas London kini dipatok sebesar Rp8.355.000 per mayam (setara 3,3 gram) untuk harga beli.

Sementara itu, harga jualnya berada di angka Rp8.055.000 per mayam. Harga tersebut sudah termasuk ongkos pembuatan dan mengalami kenaikan sekitar Rp50.000 dibandingkan sepekan sebelumnya.

Tak hanya emas London, emas 24 karat juga tercatat mengalami penyesuaian harga. Untuk hari ini, harga beli emas 24 karat berada di kisaran Rp7.575.000, sedangkan harga jualnya dipatok Rp7.275.000 per mayam. Pergerakan ini menegaskan emas masih bergerak fluktuatif mengikuti dinamika pasar global dan domestik.

Baca juga : Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Hari Jumat: Naik atau Turun?

Salah seorang pedagang emas di Kisaran, Hanafi, menyebutkan kenaikan harga emas belakangan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari nilai tukar rupiah, kondisi ekonomi global, hingga meningkatnya minat masyarakat terhadap aset aman (safe haven).

“Kalau kami lihat, meskipun naik, minat beli masyarakat masih cukup baik. Banyak yang justru membeli saat harga bergerak naik karena khawatir akan terus melonjak,” ujar Hanafi saat ditemui di tokonya.

Ia menambahkan, emas masih dianggap sebagai pilihan investasi yang relatif aman di tengah ketidakpastian ekonomi. Terlebih, masyarakat Asahan sudah terbiasa menjadikan emas sebagai tabungan jangka panjang, baik untuk kebutuhan mendesak maupun persiapan masa depan.

Namun demikian, para pedagang juga mengingatkan harga emas dapat berubah sewaktu-waktu. Fluktuasi harga sangat bergantung pada kondisi pasar, sehingga masyarakat disarankan untuk terus memantau perkembangan sebelum memutuskan membeli atau menjual.

Dengan tren harga yang kembali menguat di awal tahun 2026, emas diprediksi masih akan menjadi salah satu instrumen favorit masyarakat Kisaran dan sekitarnya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan