Perayaan Paskah di Stabat Berlangsung Aman dan Penuh Khidmat
Polres Pematangsiantar melalui Tim Khusus (Timsus) Dayok Mirah meningkatkan intensitas pengamanan pada malam akhir pekan hingga menjelang subuh, dengan menyasar titik-titik rawan gangguan Kamtibmas, Sabtu (4/4/2026) malam.
Dibaca Juga : Warga Menolak Tegas! Relokasi Kios Daging ke Permukiman Tuai Protes di Lubuk Pakam
Langkah ini dilakukan lewat giat “pengamanan dinamis malam minggu”, di mana personel hadir langsung di lapangan untuk melakukan patroli, mengedukasi masyarakat, serta melakukan penindakan selektif terhadap pelanggaran yang berpotensi memicu keresahan publik.
Sekitar pukul 23.30 WIB, delapan personel yang menggunakan kendaraan roda dua menyisir ruas-ruas vital seperti Jalan Sutomo dan Jalan Merdeka. Kedua lokasi tersebut diketahui kerap menjadi pusat aktivitas malam sekaligus titik rawan pelanggaran.
Dalam patroli itu, petugas mendapati sejumlah pengendara yang berkendara secara ugal-ugalan. Petugas pun memberikan imbauan langsung di lokasi sebagai bentuk edukasi untuk menimbulkan efek jera dan meningkatkan kesadaran akan keselamatan bersama.
Sementara itu, terhadap pelanggaran yang berdampak luas seperti penggunaan knalpot brong, petugas mengambil tindakan tegas dengan mengamankan delapan unit sepeda motor.
Kasi Humas Polres Pematangsiantar, Iptu Agustina Triyadewi, menegaskan patroli ini menyasar berbagai bentuk kejahatan, mulai dari premanisme, geng motor, perjudian, hingga balap liar dan tawuran. “Fokusnya menciptakan rasa aman, bukan hanya kehadiran simbolik aparat,” ujarnya.
Dibaca Juga : Mendikdasmen Tegaskan Program Literasi Digital Tetap Berjalan di Sekolah, Ini Tujuannya
Dengan penempatan personel pada jam-jam kritis dan lokasi strategis, potensi gangguan diharapkan dapat ditekan sebelum berkembang menjadi insiden. Warga pun diimbau untuk mematuhi aturan berlalu lintas dan menjaga ketertiban, terutama pada malam akhir pekan yang rawan eskalasi gangguan keamanan.






