Atasi Banjir, Pemko Medan Genjot Perbaikan Drainase di Titik Rawan
Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) terus melakukan perbaikan di sejumlah titik rawan genangan dan banjir yang masih kerap terjadi saat hujan turun.
Sekretaris SDABMBK Kota Medan, Willy Irawan, mengungkapkan bahwa beberapa lokasi masih dalam proses pengerjaan, di antaranya wilayah Medan Denai, Sunggal, hingga Medan Utara.
“Pengerjaan serentak drainase di 21 kecamatan pada tahun lalu sudah selesai. Namun, masih ada beberapa titik yang mengalami banjir, sehingga kami terus melakukan perbaikan dan pemeliharaan,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).
Willy menjelaskan bahwa mengingat keterbatasan anggaran dan efisiensi program pada tahun 2025, fokus pengerjaan dialokasikan pada titik-titik yang dianggap prioritas dan mendesak, serta pemeliharaan sistem drainase yang sudah ada.
“Beberapa titik saat ini masih dalam proses pengerjaan. Salah satu yang sudah selesai adalah kawasan Sei Sikambing. Untuk wilayah lainnya, kami terus melakukan pemeliharaan, termasuk membersihkan saluran dari sedimentasi dan memastikan fungsi drainase berjalan optimal,” tuturnya.
Baca juga : Drainase Tak Berfungsi, Jalan MT Haryono Binjai Langganan Banjir
Terkait masalah banjir yang masih kerap terjadi di Jalan Letda Sujono dan Sunggal, Willy mengakui bahwa perbaikannya membutuhkan koordinasi lintas sektor, mengingat status jalan tersebut merupakan jalan nasional.
“Karena statusnya jalan nasional, penanganannya harus dilakukan lintas sektoral. Namun kami tetap berupaya maksimal, minimal agar air cepat mengalir saat terjadi banjir, sambil terus melakukan perbaikan,” katanya.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemko Medan dalam mengatasi persoalan banjir yang sudah menjadi isu rutin di sejumlah kawasan.
Selain perbaikan fisik, pemerintah juga mendorong partisipasi warga dalam menjaga kebersihan saluran air agar tidak tersumbat oleh sampah atau endapan tanah.






