Pemkab Toba Segera Distribusikan 34 Ruko di Venue untuk Masyarakat, Ini Kriteria Penerimanya!
Sejak dibangun 4 tahun, rumah toko (ruko) yang ada di venue F1H2O Balige hingga saat ini belum berdampak terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba dan juga belum didistribusikan kepada masyarakat sekitar.
Dibaca Juga : Wamenparekraf Resmikan Gerakan Wisata Bersih, Blusukan ke Kawasan Parapat
Melihat kondisi tersebut, Wakil Bupati Toba, Murphy Sitorus menegaskan agar 34 ruko yang dibangun di venue agar segera didistribusikan kepada masyarakat agar berdampak terhadap pembangunan venue.
“Segeralah didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak pembangunan venue F1H2O agar dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata Murphy, Senin (5/5/2025).
Dikatakannya, sangat sia-sia 34 pintu ruko yang dibangun 4 tahun lalu hingga sekarang belum pernah digunakan oleh masyarakat untuk melakukan usaha.
“Sebelumnya sudah kita bahas. Mari kita cari formula yang tepat untuk menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.
Dikatakan Bupati, sebenarnya permintaan penerima manfaat hanya meminta agar tidak dibebankan biaya retribusi di tahun pertama. Karena penghasilan dari bangunan tersebut belum ada.
“Saya kira permintaan masyarakat yang memanfaatkan gedung masih diambang kewajaran dan masih permintaan yang ideal. Tidak dibebankan biaya retribusi di tahun-tahun pertama,” kata Wakil Bupati.
Dibaca Juga : Ketua Komisi II DPRD Siantar Soroti Sikap Tertutup Pemko Soal Kondisi PD PAUS
Menurutnya, apabila pendistribusian bangunan ruko semakin diperlama, maka akan memberi kerugian terhadap negara. “Kita upayakan tahun ini tuntas,” ucap Murphy.







maritim4d
maritim4d