Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Pemkab Deli Serdang Gelar Pasar Murah di 20 Kecamatan, Sekaligus Luncurkan Program Panglima Deli

Pemkab Deli Serdang Gelar Pasar Murah di 20 Kecamatan, Sekaligus Luncurkan Program Panglima Deli

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menggelar pasar murah di 20 kantor camat sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Dibaca Juga : Bank Sumut Siantar Bagikan 500 Takjil Ramadan, Gandeng UMKM Nasabah untuk Berbagi Berkah

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Maret 2026. Selain pasar murah, Pemkab Deli Serdang juga meluncurkan program Pangan Keliling Murah dan Aman Deli Serdang atau Panglima Deli.

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, mengatakan pasar murah dilaksanakan di 20 kantor camat di wilayah Kabupaten Deli Serdang, kecuali Kecamatan Sibolangit dan Gunung Meriah. Program tersebut diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

“Pasar murah ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Maret 2026 di 20 kantor camat di Kabupaten Deli Serdang, kecuali Sibolangit dan Gunung Meriah,” ujar Asri Ludin Tambunan saat meninjau pasar murah sekaligus meluncurkan mobil Panglima Deli di Kantor Camat Lubuk Pakam, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan masyarakat yang ingin berbelanja di pasar murah diimbau terlebih dahulu memastikan apakah terdaftar sebagai penerima manfaat melalui situs resmi pemerintah daerah. Selain itu, warga juga diwajibkan membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) saat berbelanja.

Sejumlah kebutuhan pokok yang dijual pada pasar murah tersebut antara lain beras 5 kilogram seharga Rp52.000, minyak goreng merek Sunco 2 liter Rp35.000, gula pasir 1 kilogram Rp15.000, serta telur ayam satu papan Rp31.000.

Sementara itu, program Panglima Deli merupakan layanan pasar murah keliling yang menyediakan berbagai komoditas pangan strategis seperti beras, minyak goreng, gula, telur, cabai, dan bawang merah dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Program tersebut merupakan hasil kerja sama Pemkab Deli Serdang dengan Perum Bulog, Bank Indonesia, dan Bank Sumut.

Menurut Bupati, program Panglima Deli akan berlangsung sepanjang tahun 2026 dengan jadwal satu kali setiap minggu dan berkeliling ke berbagai kecamatan di Kabupaten Deli Serdang.

Selain menyediakan bahan pangan murah, program ini juga mendorong peningkatan inklusi keuangan melalui penggunaan transaksi non-tunai.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga dapat memanfaatkan paket bundling transaksi digital melalui skema pembayaran QRIS Rp1.

Masyarakat yang melakukan transaksi menggunakan QRIS berkesempatan memperoleh paket bundling atau suvenir sebagai bentuk apresiasi sekaligus stimulus agar masyarakat semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital.

Beberapa komoditas yang dijual melalui mobil Panglima Deli antara lain beras SPHP 5 kilogram Rp56.500, minyak goreng MinyaKita Rp14.500 per liter, telur ayam Rp48.000 per papan, dan gula pasir Rp17.500 per kilogram.

Program pasar murah tersebut disambut positif oleh warga. Evi, warga Kelurahan Cemara, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut, terutama menjelang Lebaran.

Dibaca Juga : Disperindag Pematangsiantar Pantau Harga Sembako, Pedagang Diingatkan Tidak Jual di Atas HET

“Dengan adanya subsidi pasar murah ini kami merasa sangat terbantu, apalagi menjelang Lebaran. Dampaknya sangat membantu keuangan kami, karena biasanya harga di pasar lebih mahal. Terima kasih kepada Bapak Bupati Deli Serdang, semoga kegiatan seperti ini sering dilaksanakan,” ujarnya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan