Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Pemerintah Kejar Target 30 Ribu Koperasi Desa Merah Putih, Ribuan Tenaga Kerja Dibutuhkan

Pemerintah Kejar Target 30 Ribu Koperasi Desa Merah Putih, Ribuan Tenaga Kerja Dibutuhkan

Pemerintah menargetkan pembentukan sekitar 30 ribu Koperasi Desa Merah Putih pada tahun 2026. Untuk mendukung operasionalnya, dibutuhkan ribuan tenaga pegawai yang akan mengelola dan menjalankan fungsi koperasi di berbagai daerah.

Dibaca Juga : KMP Hutanabolon dan Muara Nibung Terima Bantuan Rumah Kontainer dari Kemenkop

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan kebutuhan tenaga kerja tersebut saat ini tengah dibahas lintas kementerian.

“Butuh pengawakan untuk dapat menjalankan fungsi-fungsi koperasi,” ujarnya usai rapat di kantor Kementerian Pertahanan di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Rekrutmen ASN Disesuaikan Kebutuhan Program Menurut Prasetyo, desain ulang kebutuhan pegawai dilakukan atas arahan Presiden untuk mendukung program prioritas nasional, termasuk Koperasi Desa Merah Putih.

Saat ini, masing-masing kementerian telah menyampaikan kebutuhan pegawai, namun jumlah final masih dalam proses sinkronisasi. Pemerintah juga melibatkan Kementerian PAN-RB untuk memetakan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) bersama pemerintah daerah. “Ini masih dicari titik temunya karena data kebutuhan masih dinamis,” jelasnya.

Pertimbangkan Kemampuan Fiskal Negara Prasetyo menegaskan bahwa rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) akan mempertimbangkan kondisi fiskal negara. Oleh karena itu, pemerintah akan menerapkan skema prioritas dalam pemenuhan kebutuhan pegawai.

Prioritas tersebut akan difokuskan pada program-program strategis yang berdampak langsung pada pembangunan nasional, termasuk koperasi desa.

Libatkan Puluhan Ribu Sarjana Penggerak Sebelumnya, Kementerian Pertahanan juga merencanakan perekrutan sekitar 30 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk mendukung operasional koperasi tersebut.

Program ini bertujuan menyiapkan tenaga profesional yang akan ditempatkan sebagai pengelola koperasi di berbagai wilayah.

Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto, menyebut para peserta akan melalui proses seleksi dan pelatihan sebelum ditempatkan.

Rekrutmen Dibuka Pertengahan 2026 Perekrutan SPPI dijadwalkan mulai dibuka pada Juni 2026 dan terbuka bagi lulusan sarjana maupun magister dari berbagai jurusan.

Para peserta yang lolos nantinya akan mengisi posisi manajerial di Koperasi Desa Merah Putih yang ditargetkan mulai beroperasi secara bertahap hingga Agustus 2026.

Dibaca Juga : Gubernur Bobby Bagi THR di Tengah Aksi, Pengendara dan Pendemo Kebagian

Program ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat terdidik di Indonesia.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan