Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Pembunuhan IRT di Sergai, Suami Korban Duga Pelaku Mantan Menantu

Pembunuhan IRT di Sergai, Suami Korban Duga Pelaku Mantan Menantu

Kasus penemuan jasad seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Irawati, 59 tahun, di Dusun V, Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Suami korban menduga pelaku merupakan mantan menantunya sendiri.

Suami korban, Pendi, mengatakan istrinya telah hilang selama empat hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Jumat pagi saat saya berangkat kerja masih bertemu dengan istri saya. Namun ketika saya pulang sekitar pukul 12.00 siang, dia sudah tidak ada di rumah. Pintu depan terkunci dan jendela tertutup, padahal biasanya jendela tidak pernah ditutup,” ujar Pendi saat ditemui di kediamannya, Selasa (10/3/2026).

Pendi mengaku mulai mencari keberadaan istrinya sejak saat itu. Namun hingga beberapa hari kemudian korban tidak juga ditemukan.

Menurutnya, ketika memeriksa rumah, ia menemukan minyak goreng yang tumpah di lantai dekat pintu depan. Selain itu, sejumlah barang berharga milik korban juga hilang dari dalam rumah.

Baca juga : IRT di Sergai Ditemukan Tak Bernyawa di Tumpukan Sampah, Motif Pembunuhan?

“Saat saya cari ke kamar, surat-surat seperti KK, paspor, kalung emas, serta perhiasan yang dipakai korban seperti anting dan cincin juga hilang,” katanya.

Keluarga korban kemudian mencurigai seorang pria bernama Zul bersama pasangannya yang akrab disapa Utet. Keduanya diketahui merupakan tetangga korban.

Sekitar dua hari setelah korban hilang, warga sempat menemukan Zul dan Utet di sebuah sekolah pada malam hari. Namun saat hendak diamankan warga, Zul berhasil melarikan diri. Sementara Utet kemudian diserahkan ke pihak kepolisian.

Menurut Pendi, saat diperiksa oleh polisi, Utet sempat mengatakan bahwa korban dibawa ke Medan. Polisi pun membawanya ke Medan untuk memastikan keterangan tersebut, namun korban tidak ditemukan.

“Belakangan justru korban ditemukan di tumpukan sampah di depan rumah pelaku,” ucapnya.

Baca juga : Misteri Kematian IRT di Helvetia, Polrestabes Medan Amankan Suami untuk Dimintai Keterangan

Pendi juga mengungkapkan bahwa Zul merupakan mantan suami anaknya. “Zul itu pernah menikah dengan anak saya sekitar tiga bulan. Setelah anak saya pergi bekerja ke Malaysia, Zul kemudian menikah dengan Utet,” katanya.

Sementara itu, seorang saksi yang pertama kali mencium bau menyengat, Basri alias Abas, mengatakan bau busuk mulai tercium saat dirinya membuka pintu rumah untuk sahur sekitar pukul 03.00 WIB.

Ia kemudian melaporkan hal tersebut kepada Kepala Dusun V Desa Pulau Gambar, Setiawan. Namun saat dilakukan pencarian hingga sekitar pukul 04.15 WIB, sumber bau belum ditemukan.

Selanjutnya sekitar pukul 09.30 WIB, Kepala Desa Pulau Gambar, Suriadi, bersama perangkat desa dan warga kembali melakukan pencarian.

Sekitar pukul 10.00 WIB, seorang warga bernama Joko Susanto mendatangi sumber bau di tumpukan sampah dan melihat bagian kaki manusia. Penemuan tersebut kemudian mengungkap bahwa jasad yang ditemukan adalah korban yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian dan terduga pelaku utama masih dalam pencarian.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan