Pelaku Curanmor Babak Belur Dihajar Warga di Tembung, Kini Diamankan Polisi
Seorang pelaku pencurian sepeda motor di kawasan Tembung babak belur dihajar warga setelah aksinya terbongkar, sebelum akhirnya ditangkap polisi usai korban menemukan sendiri sepeda motornya yang hilang.
Diketahui pelaku bernama Yogi Ariski, 30 tahun, ia dihajar warga di Jalan Datuk Kabu, Pasar 3 Gang Raja Desa, Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Menurut korban, Dedi Irwansyah Bancin, 31 tahun, aksi pencurian sepeda motor Honda Vario 125 BK 6575 ALA, terjadi pada Rabu (1/4/2026) di kediamannya di Jalan Dusun IV Lamtoro II Sultan, Desa Bandar Klippa. Saat itu, istrinya menyadari sepeda motor sudah tidak ada di depan rumah.
“Saya lagi memasang gypsum di rumah orang tua. Kebetulan rumah orang tua dan rumah saya berdekatan. Istri saya lihat kereta sudah tidak ada, tapi kunci kereta masih ada. Di situlah kami sadar kalau kereta hilang,” ucapnya, Jumat (3/4/2026).
Mengetahui hal itu, Dedi tidak langsung melaporkannya ke Polsek Medan Tembung. Ia memilih melakukan pencarian sendiri hingga akhirnya membuahkan hasil. Ia mendapatkan identitas terduga pelaku, yakni Yogi yang juga merupakan warga sekitar.
Baca juga : Dua Pelaku Curanmor di Kuala Gunung Terekam Kamera CCTV
“Saya cari-cari, dapatlah si Yogi ini hari Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah kami tanya, katanya kereta saya dijual di Kampung Kolam. Kami cari ke sana dan ketemu keretanya,” tuturnya.
Usai mendapatkan kembali sepeda motornya, warga yang sebelumnya sudah emosi menghakimi Yogi hingga babak belur. Menurut Dedi, Yogi telah meresahkan warga karena diduga kerap melakukan aksi pencurian.
“Sudah banyak yang resah. Mungkin karena licin atau bagaimana, akhirnya jodohnya dia sama saya, ketangkapnya. Di situ kami lapor polisi dan polisi datang menjemputnya,” jelasnya.
Di saat yang sama, Dedi juga membuat laporan ke Polsek dengan nomor LP/B/407/IV/2026/SPKT/Polsek Medan Tembung.
Terpisah, Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, ketika dikonfirmasi terkait penangkapan tersebut belum memberikan jawaban, termasuk tindak lanjut terhadap terduga penadah sepeda motor Dedi yang disebut berada di kawasan Kampung Kolam.






