PDAM Mual Nauli Tapteng Kebut Pemulihan Sumber Air Usai Banjir Bandang
Pascabencana banjir bandang dan longsor yang memporak-porandakan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Mual Nauli Tapteng terus berupaya memulihkan jaringan sumber air dan eksistingnya agar segera aktif melayani masyarakat.
Dibaca Juga : Dorong Kemandirian Pemuda, Bupati Labusel Serahkan Bantuan Peralatan Usaha
Dirut PDAM Mual Nauli, Masril Tua Rambe menyampaikan, pihaknya telah melakukan perbaikan jaringan dan sumber air di sejumlah lokasi terdampak.
“Hampir seluruh sumber air dan pipa eksisting kita rusak berat akibat bencana alam lalu. Saat ini, kami membuat sumber air sementara untuk bisa didistribusikan ke masyarakat,” ujar Masril Tua dalam keterangan pers, Jumat (12/12/2025).
Ia memastikan yang sudah selesai dikerjakan yakni Manduamas, Aloban Bair, Barus, Sosor Gadong, Sorkam, Mela, Aek Gambir, dan Desa Mungkur Satu.
“Satu sumber air di Jalan Baru, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Pandan sudah selesai. Saat ini pekerjaan masih berlangsung di beberapa titik di kawasan Sihaporas,” ucapnya.
Masril menargetkan pekerjaan di beberapa sumber tadi bisa selesai dua hari ke depan, dan sudah bisa mengalir untuk sebagian pelanggan di kawasan Kota Pandan. Sementara untuk pekerjaan di sumber air di Sipan Sihaporas dan Sarudik, estimasinya akan selesai tiga minggu ke depan.
“Saat ini, tim sedang berupaya melakukan pembersihan material kayu yang sedang menumpuk di reservoir dan di lintasan pipa,” ujarnya.
Masril menyampaikan, kendala yang sedang dihadapi pihaknya adalah memobilisasi bahan ke sumber-sumber air yang berada di kawasan perbukitan, harus diangkut secara manual berjalan kaki berkilometer.
“Khusus pekerjaan di kawasan Pandan, kami menerjunkan 50 personel yang dibagi 3 tim. Satu tim itu di atas bukit Sipan Sihaporas, dan tim lainnya di belakang Jalan Baru,” ucapnya.
Kemudian, sambung Masril, ada satu tim khusus menggali pipa untuk digunakan dalam pemasangan pipa baru. Pasalnya, ada sumber air yang hilang tapi pipanya bagus, ada juga sumber airnya bagus tapi pipanya hilang.
Dibaca Juga : HLM Pengendalian Inflasi Digelar, Pemkab Simalungun Pastikan Harga Stabil Saat Nataru
“Nah, itu yang akan kita ambil, kita ganti ke yang sumbernya masih bagus. Kalau dipesan dari Medan, mungkin tahun depan baru datang, tidak mungkin. Maka kita ambil inisiatif, kita gali pipa-pipa yang tak dibutuhkan untuk digunakan ke sumber yang masih bisa digunakan,” katanya, seraya menambahkan pihaknya akan terus berupaya cepat menormalisasi semua eksisting yang rusak akibat bencana.






