Panitia Minta Polda Sumut Usut Tuntas Dugaan Kericuhan Musda XI Golkar
Panitia penyelenggara Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) mendesak Polda Sumut segera menuntaskan laporan kericuhan yang terjadi di luar arena Musda pada 1 Februari 2026.
Ketua Panitia Penyelenggara Musda XI Golkar Sumut, Zulchairi Pahlawan menegaskan pentingnya kepastian hukum atas peristiwa tersebut. Pasalnya, hingga kini laporan tersebut belum menunjukkan perkembangan secara signifikan.
“Kami sebagai panitia meminta agar laporan ini segera diproses. Demi kepastian hukum, tentu kami berharap penyidik dapat menindaklanjutinya secepat mungkin,” ujarnya pada wartawan, Selasa (10/2/2026).
Ia menyebutkan pihaknya akan segera berkoordinasi langsung dengan Polda Sumut untuk menanyakan perkembangan penanganan kasus tersebut.
“Hari ini kami akan berkoordinasi dengan Polda Sumut guna memastikan sejauh mana proses penyelidikan berjalan,” ucapnya.
Baca juga : Musda Golkar Sumut Memanas, Kader Diingatkan Jaga Ketertiban dan Etika Partai
Ia berharap aparat penegak hukum dapat bertindak profesional dan transparan agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.
Sebelumnya, Panitia Musda XI Golkar Sumut melalui Sekretaris Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sumut, Gandhy Panigoro, secara resmi melaporkan insiden kericuhan yang terjadi di luar lokasi Musda kepada Polda Sumut.
Laporan tersebut diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumut dan tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor: STTLP/B/211/II/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA, tertanggal 5 Februari 2026.
Panitia menyebut pelaporan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral kader Partai Golkar dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta martabat dan kehormatan partai, terutama pada momentum strategis konsolidasi organisasi seperti Musda.






