Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Ngaku Polisi, Pria di Deli Serdang Nekat Bawa Kabur Motor Driver Ojol

Ngaku Polisi, Pria di Deli Serdang Nekat Bawa Kabur Motor Driver Ojol

Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Zaharudin Lingga (Lingga) menjadi korban dugaan tindak kriminal dengan modus penipuan yang mengaku sebagai anggota polisi. Peristiwa terjadi 1 April 2026 di wilayah Lubuk Pakam hingga Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Dibaca Juga : Warga Menolak Tegas! Relokasi Kios Daging ke Permukiman Tuai Protes di Lubuk Pakam

Informasi dihimpun Minggu (5/4/2026), kejadian bermula saat korban menerima pesanan penumpang di Jalan Medan, tepatnya di depan sebuah SPBU kawasan Lubuk Pakam.

Penumpang tersebut meminta diantar ke arah Tanjung Morawa dan mengaku sebagai anggota polisi di Polda Sumatera Utara. Dalam perjalanan, pelaku meyakinkan korban dengan cerita seolah-olah sedang menjalankan tugas mengejar pelaku kejahatan.

Ia juga mengaku baru pindah tugas dari Tanjung Balai. Korban yang percaya kemudian mengikuti arahan pelaku berkeliling hingga ke wilayah Beringin dan sekitarnya untuk mencari informasi terkait kasus begal yang disebutkan pelaku.

Setibanya di Tanjung Morawa, pelaku mengajak korban makan di sebuah kedai. Setelah itu, pelaku berpura-pura hendak menuju kantor polisi dan meminjam sepeda motor serta telepon genggam milik korban dengan alasan untuk keperluan dokumentasi.

Karena tidak menaruh curiga, korban menyerahkan kunci sepeda motor beserta handphone miliknya. Setelah ditunggu beberapa waktu, pelaku tidak kembali. Korban kemudian menyadari telah menjadi korban penipuan.

Akibat kejadian tersebut, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam BK 2809 AKB dibawa kabur. Selain itu, dompet berisi uang tunai, SIM, KTP, dan STNK yang tersimpan di dalam jok motor turut hilang. Telepon genggam milik korban juga dibawa pelaku.

Dibaca Juga : Mendikdasmen Tegaskan Program Literasi Digital Tetap Berjalan di Sekolah, Ini Tujuannya

Peristiwa ini diketahui dari video pengakuan korban yang beredar di media sosial. Korban berharap kepada masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan sepeda motor tersebut dapat memberikan informasi kepada pihak berwajib guna membantu proses pencarian.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan