Motor Mahasiswi USU Raib Saat Korban Beli Minuman di Minimarket
Seorang mahasiswi Fakultas Hukum (FH) Universitas Sumatera Utara (USU), Karina Indah Berliana Sibuea, 21 tahun, kehilangan sepeda motor Honda Beat BK 2101 AKZ pada Selasa (24/2/2026) sore.
Peristiwa itu terjadi di salah satu gerai minimarket di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Mangga, Medan Tuntungan.
Pada Selasa malam, mahasiswi semester 8 itu menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi saat dirinya bersama seorang teman baru pulang dari kampus dan singgah untuk membeli minuman.
“Karena bulan puasa, tenant-tenant di sekitar FH banyak yang tutup. Jadi kami beli minum di Alfamidi. Setelah itu sempat duduk sebentar di depan,” ucapnya.
Karina mengaku sempat lupa memastikan keberadaan kunci sepeda motor jenis Honda Beat merah yang dikendarainya. Ia merasa telah menggantungkan kunci di tas. Namun, tak lama kemudian ia teringat dan langsung menuju lokasi parkir untuk mengecek.
Baca juga : Curi Motor Karyawan, Residivis di Medan Amplas Dibekuk Polisi
“Saya baru sadar motor saya sudah tidak ada. Selang waktunya tidak sampai lima menit sejak kami duduk,” katanya.
Seorang pengendara mobil yang berada di lokasi mengaku melihat dua pria membawa sepeda motor tersebut. Keterangan itu diperkuat pegawai minimarket yang hendak pulang dan menyebut dua pria sebelumnya terlihat duduk di sekitar lokasi sebelum membawa motor pergi.
Bahkan, salah seorang pegawai di dalam gerai mengaku telah mencurigai gerak-gerik kedua pria tersebut.
Dalam kondisi panik, Karina yang tinggal di Jalan Nusa Indah II, Simpang Selayang, Medan Tuntungan, meminta bantuan warga sekitar untuk mengejar, namun tidak berhasil. Ia kemudian meminta pihak gerai membuka rekaman kamera pengawas CCTV yang mengarah ke parkiran.
“Awalnya dibilang CCTV error, tidak tahu hidup atau tidak. Lalu setelah polisi datang dan minta dibukakan, katanya CCTV tidak merekam karena baru renovasi,” tuturnya.
Baca juga : Motor Wartawan Raib Saat Tarawih, Yamaha NMax Hilang di Percut Sei Tuan
Korban bersama teman-temannya juga sempat mencari rekaman CCTV di ruko sekitar lokasi, namun tidak menemukan kamera yang mengarah langsung ke lokasi kejadian.
Selanjutnya, Karina melapor ke Polsek Medan Tuntungan. Petugas yang sedang berpatroli kemudian mendatangi lokasi dan memintanya melengkapi dokumen untuk membuat laporan polisi.
“Karena itu sepeda motor keluarga, saya diminta menyiapkan surat-suratnya lengkap,” ujarnya.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Tuntungan, Ipda Jakie Marpaung, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi korban.
“Sampai saat ini belum ada laporan resmi yang kita terima,” jawabnya.






