Motif Sakit Hati Terungkap, Dua Tersangka Punya Peran Berbeda dalam Kasus Oyo
Polisi mengungkap motif di balik tindak pidana pembunuhan yang dilakukan tersangka Syawal Ardiansyah Nasution. Setidaknya, terdapat dua motif utama yang mendorong pria 22 tahun itu melakukan aksinya, yakni sakit hati dan obsesi menyimpang.
Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan motif pertama dipicu rasa sakit hati tersangka setelah korban menolak ajakan berhubungan intim yang tidak wajar.
“Motif pertama, tersangka merasa sakit hati karena korban menolak berhubungan intim tidak wajar,” ucap Calvijn, Selasa (17/3/2026).
Selain itu, tersangka juga memiliki motif lain, yakni mengambil barang milik korban Rahmadani Siagian untuk dijual. Aksi tersebut sekaligus dilakukan sebagai upaya menghilangkan barang bukti.
“Motif kedua, tersangka mengambil barang korban untuk dijual dengan maksud menghilangkan barang bukti,” katanya.
Dalam upaya menghilangkan jejak, tersangka sempat membalikkan kasur kamar hotel yang terdapat bercak darah usai melakukan pembunuhan. “Kasur yang terdapat bercak darah dibalik oleh tersangka untuk menghilangkan barang bukti,” ucapnya.
Baca juga : Kasus Pembunuhan di Medan Terkuak, Polisi Ungkap Kronologi dan Motif Pelaku
Polisi juga mengungkap adanya faktor obsesi yang mempengaruhi tindakan tersangka. Obsesi tersebut diduga muncul setelah Syawal kerap menonton konten pornografi dengan praktik seksual tidak wajar melalui salah satu aplikasi.
“Tersangka memiliki obsesi karena sering menonton video pornografi dengan praktik seksual tidak wajar di salah satu aplikasi,” tuturnya.
Sementara itu, tersangka kedua yakni Sofwan Habib Rangkuti, mengaku membantu tersangka utama karena didesak. Selain itu, tersangka utama juga menjanjikannya sejumlah uang.
“Tersangka kedua diiming-imingi untuk dibawakan biaya kos-kosannya selama sebulan ke depan,” ujarnya.
Sebelumnya, sesosok mayat ditemukan warga di Gang Seroja, Jalan Menteng VII, Medan Denai, Selasa (10/3/2026). Setelah diusut, polisi menangkap dua tersangka dan diketahui korban tewas dibunuh di hotel Oyo tak jauh dari penemuan jasadnya.






