Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Mengapa Laut di Masa Lalu Berwarna Hijau? Ternyata Ini Penyebabnya Menurut Sains!

Mengapa Laut di Masa Lalu Berwarna Hijau? Ternyata Ini Penyebabnya Menurut Sains!

Penelitian baru oleh ilmuwan Jepang mengungkap bahwa miliaran tahun lalu, lautan justru berwarna hijau. Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Nature, dijelaskan bahwa warna lautan hijau di masa lalu karena dipengaruhi oleh kondisi kimia air laut, serta evolusi fotosintesis.

Dibaca Juga : AS Ingatkan China Balas Dendam Dagang Bisa Picu Kerugian Besar bagi Ekonomi Sendiri

Salah satu buktinya adalah keberadaan formasi besi bergaris — endapan batuan kuno yang menunjukkan perubahan kondisi kimia lautan sekitar 3,8 hingga 1,8 miliar tahun lalu.

Pada masa itu, atmosfer dan lautan Bumi belum mengandung oksigen. Kehidupan hanya ada di laut, berupa mikroorganisme bersel satu.

“Organisme awal ini mulai melakukan fotosintesis anaerobik, yakni tanpa menggunakan oksigen, dan sebagai hasil sampingannya mulai menghasilkan gas oksigen,” kata perwakilan Nature, dialnsir dari detik, Minggu (13/4/2025).

Oksigen awal ini bereaksi dengan zat besi terlarut dalam laut, membentuk senyawa teroksidasi yang memberikan rona hijau pada air laut. Salah satu bukti modernnya bisa dilihat di perairan sekitar pulau vulkanik Iwo Jima, Jepang, yang masih menunjukkan warna hijau akibat kandungan besi teroksidasi.

Penelitian ini juga menguji alga biru-hijau yang telah direkayasa secara genetik untuk membawa pigmen phycoerythrobilin (PEB).

Hasilnya, alga tersebut tumbuh lebih baik di air berwarna hijau, mendukung dugaan bahwa organisme purba memang hidup dalam kondisi laut hijau, bukan biru.

Dengan fotosintesis terus berkembang, kadar oksigen meningkat, zat besi habis teroksidasi, dan akhirnya langit serta laut pun mulai berubah—menjadi seperti yang kita kenal sekarang.

Menurut para ilmuwan, warna lautan di masa depan bisa berubah lagi tergantung kondisi Bumi.

“Jika kadar sulfur meningkat, laut bisa berubah menjadi ungu karena dominasi bakteri sulfur. Atau bisa memerah karena peningkatan zat besi dari daratan,” ucapnya.

Dengan meningkatnya suhu akibat penuaan Matahari, lautan bisa mengalami penguapan, dan fitoplankton pun akan berkurang. Warna laut pun bisa menjadi lebih keruh: ungu, hijau, bahkan cokelat—menggantikan birunya laut saat ini.

Dibaca Juga : Gang Kelinci dan Kisah Cinta Abadi Titiek Puspa yang Melegenda

Singkatnya, dalam skala geologis, warna lautan bukan hal yang tetap. Ia berubah seiring dengan kehidupan, atmosfer, dan waktu.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan