Mayat Wanita Ditemukan di Kamar Kos di Tembung, Warga Sekitar Geger
Sesosok mayat wanita tanpa busana ditemukan dalam indekos di Jalan Rela, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Kamis (12/3/2026) malam.
Temuan ini membuat ratusan warga memadati lokasi kejadian. Salah seorang warga sekitar yang minta identitasnya disembunyikan, mengatakan mayat wanita tersebut merupakan seorang mahasiswi. Namun, ia tidak mengetahui korban kuliah dimana.
“Ada mayat perempuan telanjang di dalam kos sini. Enggak tahu ini meninggalnya dibunuh atau bunuh diri. Tadi pas didobrak pintu kosnya badannya sudah bengkak,” ujarnya.
Warga lainnya mengatakan, mayat tersebut sudah dibawa polisi guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Sudah dibawa mayatnya. Enggak tahu ini korban pembunuhan atau bunuh diri,” katanya.
Pantauan di lokasi, indekos yang menjadi lokasi tewasnya wanita tersebut belum dipasang garis polisi. Sejumlah pria diduga penghuni indekos masih terlihat mondar mandir keluar-masuk indekos.
Sigaga, warga sekitar lainnya, membenarkan adanya sosok wanita ditemukan meninggal dunia di dalam indekos. Namun, ia tak mengetahui secara detail kronologi kematiannya.
Baca juga : Heboh! Warga Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas di Perladangan Sawit Langkat
“Iya, benar. Saya warga sini. Tadi saya lagi istirahat, terus dipanggil-panggil ada mayat katanya. Saya langsung keluar rumah dan melihat di sini sudah mulai ramai. Saya enggak tahu meninggalnya karena apa,” ucapnya.
Sigaga mengatakan, mayat wanita tersebut sudah dibawa polisi ke rumah sakit, tetapi ia tidak mengetahui dibawa ke rumah sakit mana.
“Tadi ada polisi, mayatnya sudah dibawa pakai ambulans. Saya enggak tahu korban ini kesehariannya bagaimana,” tuturnya.
Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, Iptu Parulian Sitanggang, membenarkan adanya sosok wanita ditemukan meninggal dunia di dalam indekos di Jalan Rela tersebut.
Parulian mengatakan mayat tersebut sudah dibawa ke rumah sakit. Namun, saat ditanya mengenai dilarikan ke rumah sakit mana dan atas keperluan apa, ia belum memberikan keterangan apa-apa.
“Sudah dibawa mayatnya,” kata Parulian dihubungi via telepon, Jumat (13/3/2026) dini hari.






