Mayat Pria Ditemukan di Kebun Jambu Sunggal, Polisi Temukan Luka di Tubuh Korban
Temuan mayat seorang pria di Dusun 15 Kelingan, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (2/8/2025) pagi diduga kuat merupakan korban pembunuhan.
Dugaan itu mencuat karena ditemukan beberapa luka di tubuh pria bernama Sumadi, yang dibuang ke dalam parit di kebun jambu kelutuk milik Daulat.
Selain itu, saat ditemukan, pinggang dan wajah pria setengah abad itu terlilit seuntai tali.
Begitu juga bagian kaki kirinya mengalami luka yang diduga bekas bacokan.
Tak hanya itu, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Sumadi juga raib saat jenazahnya ditemukan.
“Kemungkinan dibunuh. Karena kabarnya dia keluar rumah bawa sepeda motor,” ucap salah seorang tetangga Sumadi yang enggan namanya disebutkan, Minggu (3/8/2025).
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.
Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, ketika dikonfirmasi terkait penyebab kematian pria 50 tahun itu, belum memberikan jawaban.
Informasi terbaru menyebutkan, terdapat luka di tubuh Sumadi, yang tewas di kebun jambu.
Baca Juga : Warga Bandar Lama Tewas Tertabrak Kereta Tangki di Kualuh Hulu, Warga Geger
Seorang sumber yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan jika luka yang dialami Sumadi ada di bagian jempol kaki kanan, betis kiri dan kanan luka gores, hingga kaki sebelah kiri bagian bawah terdapat luka sayat.
“Di bagian jari kiri itu ada bekas terseret sampai kelihatan tulangnya, terus di bagian kaki sebelah kiri seperti luka bacok,” ucap sumber tersebut kepada Mistar, Minggu (3/8/2025).
Pihak keluarga disebutkan menjemput jenazah Sumadi dari RS Bhayangkara Medan tanpa melakukan autopsi.
“Nggak di autopsi karena nggak ada uang. Katanya autopsi itu mahal, sampai Rp3 juta. Lagian kalau di autopsi mayatnya nggak bisa keluar. Jadi, nggak buat laporan begal. Hanya membuat surat pernyataan agar jenazah bisa keluar,” tuturnya.
Sementara itu, istri Sumadi, Suhestiana, 47 tahun, mengaku ikhlas dengan kepergian suaminya tersebut.
“Sudah lah, jangan diusut lagi. Kami sudah ikhlas. Nggak usah disebar-sebarkan lagi. Biar Allah yang balas semua. Kami nggak mau menuntut apa-apa. Serahkan sama Allah saja. Biar lah dia (Sumadi), mungkin di surga tempatnya. Karena dia dikenal orang baik, kampung sini pun kenal dia orang baik,” ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, belum memberikan keterangannya meski telah dihubungi.
Diberitakan sebelumnya, Sumadi ditemukan tak bernyawa di dalam parit dengan sejumlah luka. Tak jauh dari jasadnya, ditemukan sarung berwarna cokelat, sebuah goni putih berukuran 10 kg yang berisikan dua ekor ayam siam.






