Analisasumut.com
Beranda AKTUAL Manfaatkan Libur Sekolah Tanpa Gadget, Anak-anak di Binjai Main Burung Merpati

Manfaatkan Libur Sekolah Tanpa Gadget, Anak-anak di Binjai Main Burung Merpati

Binjai – Libur sekolah dimanfaatkan secara unik oleh sejumlah anak-anak di Kota Binjai. Alih-alih menghabiskan waktu di depan layar gadget, mereka memilih bermain burung merpati sebagai bentuk hiburan tradisional yang mulai jarang dijumpai. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendorong interaksi sosial dan aktivitas fisik di tengah era digital yang serba instan.ba instan.

Baca juga : Pemko Binjai Dikritik karena Banyaknya Anak Muda Pilih Kerja Ilegal di Kamboja

Alih-alih terpengaruh bermain handphone (HP), anak-anak di Jalan Flores, Lingkungan III, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai lebih memilik menikmati libur sekolah dengan bermain burung merpati.

Permainan ini mereka anggap lebih seru serta melatih ketangkasan dan kreativitas.

Kegiatan bermain anak-anak di sini dinilai cukup positif mengingat perkembangan teknologi yang tidak bisa terhindarkan. Saat ini banyak anak-anak yang terbiasa dengan dunianya sendiri bermain game di HP. Namun tidak demikian halnya bagi anak-anak di Kebun Lada ini.

Seorang anak bernama Marfel, 11 tahun, menjelaskan permainan burung merpati kini sedang populer di lingkungan tempat tinggalnya. Banyak anak-anak seusianya yang tengah menggandrungi permainan tersebut.

“Cara mainnya burung merpati jantan sama betinanya dipisahkan dulu dari jarak cukup jauh. Lalu yang betina dipegang. Nanti begitu yang jantan dilepas dia akan terbang mendatangi yang betina. Di situ letak keseruannya,” ujar murid kelas 6 SD itu, Jumat (18/4/2024) siang.

Dijelaskan Marfel, sepasang burung merpati yang sudah jinak tersebut mereka beli seharga Rp250 ribu. Sedangkan yang masih liar masih bisa dibeli dengan harga puluhan ribu.

“Biasanya kami beli yang masih liar, terus pelan-pelan kami latih sampai jinak. Nanti kalau sudah jinak barulah bisa dimainkan,” ucapnya. 

Orang tua setempat menyambut baik kegiatan ini karena dianggap mampu mengalihkan perhatian anak-anak dari ketergantungan terhadap gadget. Selain itu, permainan burung merpati juga dinilai dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, kesabaran, dan kepedulian terhadap hewan.

Dengan cara sederhana ini, libur sekolah menjadi lebih bermakna dan penuh keceriaan. Anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga belajar berinteraksi secara langsung dengan lingkungan sekitar. Diharapkan, kegiatan semacam ini bisa terus didorong agar generasi muda tidak sepenuhnya terikat pada dunia digital, melainkan juga mampu menghargai permainan tradisional yang sarat nilai-nilai positif.

“Main burung merpati seru, bisa bareng teman-teman, nggak bosan seperti main HP terus,” ujar salah satu anak dengan penuh semangat.

Kegiatan ini menjadi contoh bahwa dengan sedikit kreativitas dan dorongan dari lingkungan, anak-anak dapat menikmati masa libur dengan cara yang lebih sehat dan menyenangkan.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan