Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Manajemen Pastikan Asahan Futsal Club Tak Pernah Dijual ke Samarinda

Manajemen Pastikan Asahan Futsal Club Tak Pernah Dijual ke Samarinda

Isu soal Asahan Futsal Club (AFC) yang disebut-sebut dijual dan pindah ke Samarinda dibantah manajemen. Klub yang kini berlaga di Pro Futsal League itu ditegaskan masih dengan nama dan badan hukum yang sama saat berlaga di Liga Futsal Nusantara 2025 lalu.

Ketua AFC, Iwa Risfa Irsan Lubis, menyebut kabar akuisisi tersebut tidak benar. Ia menegaskan Asahan Futsal Club Allstar Samarinda merupakan bagian dari kerja sama, bukan penjualan klub.

“Asahan Futsal Club masih tetap. Bukan dijual atau diakuisisi. Kita bekerja sama dengan pihak Allstar Samarinda, perusahaan jersey olahraga yang ada di sana. Mereka membantu untuk mendukung kebutuhan tim,” kata Iwa, Senin (30/3/2026).

Menurut Iwa, kerja sama tersebut mencakup dukungan pendanaan, sponsor, hingga kebutuhan operasional tim selama mengarungi kompetisi kasta tertinggi futsal nasional, Pro Futsal League yang saat ini sudah berjalan hingga pekan ke-8.

Ia mengakui tantangan terbesar bermain di liga profesional adalah kebutuhan anggaran yang tidak kecil. Untuk satu musim kompetisi, biaya yang dibutuhkan bisa mencapai Rp1 hingga Rp1,5 miliar.

“Di Liga Nusantara dulu kita banyak didukung pihak di Asahan. Tapi di Liga Pro ini kebutuhannya jauh lebih besar, jadi kita butuh mitra,” katanya.

Iwa mengatakan AFC klub yang dirintisnya dari tingkat Kabupaten ini, nyaris tidak bisa merasakan Pro Futsal League hingga akhirnya datang tawaran kerja sama dari Allstar Samarinda.

Baca juga : Asahan Futsal All Star Terpuruk di Pro Futsal League 2026, Suporter Tetap Berharap Kebangkitan

“Alhamdulilah saat-saat akhir keikutsertaan niat baik kita untuk perjuangan ada pihak sponsor dari allstar Samarinda dan pihak sponsor pendukung lainnya ada yang siap bermitra dan bekerja sama dalam keikutsertaan Asahan Futsal, dan sampai sekarang kerja sama kita masih berjalan dengan baik dan kita tetap jalan dan ikut serta di liga profesional sampai putaran kedua,” ucapnya.

Meski mengakui hasil yang didapat AFC belum maksimal di Liga Pro, ia masih tetap mengharapkan dukungan semua pihak termasuk masyarakat Asahan dan Sumatera Utara agar tim ini bisa terus termotivasi dan bangkit.

Sebelumnya, AFC merupakan juara Liga Futsal Nusantara Sumatera Utara 2025 dan berhasil melaju hingga babak nasional sebelum memastikan tiket ke liga futsal professional di kasta tertinggi.

Namun, performa AFC di musim ini belum maksimal. Dari 13 pertandingan yang sudah dijalani, tim yang diperkuat mayoritas pemain lokal itu baru mencatatkan tiga hasil imbang dan 10 kali kalah, sehingga berada di papan bawah klasemen.

Meski begitu, manajemen tetap optimistis tim bisa bangkit di sisa kompetisi. Iwa juga berharap dukungan dari sponsor dan masyarakat terus mengalir agar tim bisa bertahan dan berkembang di level profesional.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak, sponsor, media, dan pecinta futsal yang sudah mendukung. Kami berharap ke depan hasil tim bisa lebih baik,” tuturnya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan