Lubang Galian Menganga di Depan Kantor Bupati Deli Serdang, Pengendara Terancam Bahaya
Lubang bekas galian proyek provider di depan Kantor Bupati Deli Serdang, tepatnya tepi Jalan Lintas Sumatera Kelurahan Petapahan Kecamatan Lubuk Pakam dibiarkan terbuka tanpa rambu peringatan.
Sehingga kondisi lubang yang telah hampir sebulan lamanya di depan gedung Graha Bhineka Perkasa Jaya tersebut menuai keluhan warga karena membahayakan pengguna jalan.
Baca Juga : Aktivitas Galian C Diduga Ilegal di Sei Dadap, Warga Minta Kapolres Asahan Bertindak
Menurut Ahmad, warga sekitar, sudah berapa banyak pengendara yang terperosok ke dalam lubang menganga tersebut.
“Sudah banyak lah pengendara motor yang jatuh menabrak batu bekas galian juga masuk ke dalam lubang. Kenapa dibiarkan begitu saja?,” ujar Ahmad, warga Kelurahan Petapahan, Selasa (4/2/25).
Baca Juga : Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan, Kuburan Pemuda di Deli Serdang Dibongkar
Berdasarkan pantauan mistar, saat ini di lokasi tidak ada lagi aktivitas pekerjaan, namun sejumlah lubang masih menganga dengan ukuran cukup besar dan dalam.
Pecahan batu serta gundukan tanah dibiarkan berserak dan bertumpuk hingga ke aspal. Sehingga semakin memperbesar risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Selain membahayakan, keberadaan lubang tersebut juga mengganggu estetika di sepanjang jalan lintas yang merupakan jalur utama transportasi di Deli Serdang.
Warga mendesak pelaksana pekerjaan untuk segera menutup kembali galian tersebut dan memastikan tidak ada lagi lubang yang ditinggalkan tanpa perbaikan.
“Kita minta dinas terkait di Pemkab Deli Serdang untuk turun tangan menutup lubang-lubang tersebut. Jangan sampai masyarakat yang dirugikan akibat kelalaian ini,” tambah Yusnal warga lainnya.
Disebutkan Yusnal, warga berharap persoalan ini segera ditangani sebelum menelan korban lebih banyak lagi.






