Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Lahan Jagung di Asahan Meluas, Bukti Kesadaran Ketahanan Pangan Naik

Lahan Jagung di Asahan Meluas, Bukti Kesadaran Ketahanan Pangan Naik

Luas lahan pertanian jagung di Kabupaten Asahan terus menunjukkan peningkatan seiring menguatnya kesadaran berbagai pihak dalam mendukung program Ketahanan Pangan (Ketapang).

Salah satu langkah konkret terlihat dari penanaman jagung perdana yang digelar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku di lahan Air Joman. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Asahan, Rianto, yang mewakili Bupati Asahan.

Penanaman bibit jagung dilakukan secara simbolis bersama jajaran Lapas Labuhan Ruku dan Lapas Tanjungbalai, serta unsur terkait lainnya sebagai bentuk sinergi memperkuat sektor pertanian daerah.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, dalam keterangannya, Senin (16/2/2026), menyampaikan apresiasinya atas inisiatif penanaman jagung yang dinilai sejalan dengan program ketahanan pangan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Asahan sangat mendukung langkah nyata seperti ini. Penambahan luas lahan pertanian jagung menjadi bukti bahwa kesadaran bersama untuk memperkuat ketahanan pangan terus tumbuh. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan Lapas dapat memberi dampak nyata, baik bagi peningkatan produksi jagung maupun pembinaan warga binaan,” ujarnya.

Baca juga : Dukung Program Pangan, Polres Batu Bara Serahkan 194,5 Ton Jagung ke Bulog dan Siapkan 1.274 Ha Lahan

Ia menegaskan sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. “Dengan bertambahnya lahan tanam dan optimalisasi potensi yang ada, kami optimistis produksi jagung di Asahan akan terus meningkat dan mampu menopang kebutuhan pangan daerah,” tambahnya.

Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi jagung, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan. “Keterlibatan warga binaan dalam kegiatan pertanian menjadi langkah strategis untuk membekali mereka dengan keterampilan produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan,” ujar Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, di sela kegiatan penanaman jagung.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Asahan tahun 2025, luas lahan jagung di daerah ini telah mencapai 549 hektare dengan produksi sekitar 3.400 ton per tahun. Angka tersebut menunjukkan potensi besar sektor pertanian jagung sebagai salah satu komoditas andalan daerah.

Sebaran lahan jagung terluas berada di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Pulau Rakyat, dan Simpang Empat. Dengan tambahan lahan yang dikelola melalui kolaborasi lintas sektor, produksi jagung di Asahan diproyeksikan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Penguatan program ketahanan pangan di Asahan menjadi bukti bahwa kesadaran kolektif antara pemerintah daerah dan institusi lainnya mampu mendorong pertumbuhan sektor pertanian secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan tidak hanya menambah luas lahan tanam, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta ketahanan pangan daerah.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan