Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Kunjungi Sitahuis Tapteng, Pangdam Tinjau Wilayah dan Bahas Jalan Sibolga–Tarutung

Kunjungi Sitahuis Tapteng, Pangdam Tinjau Wilayah dan Bahas Jalan Sibolga–Tarutung

Perbaikan jalan nasional yang menghubungkan Tarutung-Tapteng-Sibolga melalui Batu Lubang, tepatnya di Km 8, Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) masih dilakukan kajian mendalam terkait konstruksi.

Dibaca Juga : Usut Dugaan Korupsi Bansos, Kejari Samosir Periksa Warga Penerima dan Perangkat Desa

Hal ini terungkap saat kunjungan Pangdam I/Bukit Barisan (BB), Mayjen TNI Hendy Antariksa dan rombongan bersama Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, saat meninjau ruas Jalan Sibolga-Tarutung yang longsor dan amblas di Kecamatan Sitahuis, Selasa (23/12/2025).

Sebelumnya, jalan nasional yang berada di Km 8, Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis ini terputus karena amblas hingga merusak ratusan rumah warga dan 25 korban jiwa meninggal serta 4 orang masih dalam pencarian, pascabecana banjir bandang dan tanah longsor pada 25 November 2025.

Pangdam menyampaikan kedatangannya ke Tapteng untuk meninjau kondisi Jalan Sibolga-Tarutung, dan berkoordinasi langsung dengan Tim Teknis PT Hutama Karya serta Pemerintah Kabupaten Tapteng terkait penanganan ruas jalan itu kedepannya.

“Kemarin kami sudah menurunkan tim dari Korem 023/KS. Kemungkinannya ada dua alternatif, apakah kita menggunakan jalan yang lama ini atau kita membuat jalur baru,” ujarnya.

Namun, lanjut Hendy mengingat jalan yang lama ini merupakan ikon keindahan dan penuh sejarah, tentunya perlu menganalisa dan kajian mendalam terhadap kultur tanahnya.

“Analisanya lebih dalam bagaimana? dan apakah tanah ini cukup stabil dan tidak membahayakan bagi masyarakat pengguna jalan kedepannya,” tuturnya.

Pangdam menegaskan agar kondisi ini cepat teratasi sehingga roda perekonomian cepat berputar dan akses ke Kota Sibolga dan Kabupaten Tapteng dapat lebih cepat serta aktivitas masyarakat dapat normal kembali.

Pangdam bersama rombongan juga meninjau akses Jalan Tapteng-Tarutung melalui Rampah-Poriaha yang kondisinya sudah tersambung dan sudah bisa dilalui kendaraan roda empat.

Ia mengatakan tiga pekan terputus pasca terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor, akhirnya jalan itu kembali normal dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat walaupun masih terbatas.

Meski dapat dilalui, sambungnya, pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas, mengingat kondisi jalan masih dalam tahap pemulihan dan berpotensi licin, terutama saat hujan.

“Kami dari TNI bersama petugas masih disiagakan di lokasi untuk melakukan pengawasan dan penanganan lanjutan apabila terjadi kondisi darurat,” katanya.

Pangdam dan rombongan bersama Bupati Masinton menyempatkan mengunjungi posko pengungsian yang berada di Desa Simaninggir dan Dapur Lapangan serta Posko Kodam I/ BB di SDN 155695 Bonandolok, Kecamatan Sitahuis dan memberikan bantuan kepada masyarakat korban bencana alam.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Negara dan TNI akan selalu hadir untuk membantu kesulitan yang dihadapi masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, menyampaikan terima kasih atas kedatangan Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa.

“Kunjungan ini merupakan kolaborasi yang baik dengan TNI, kementerian PUPR, dan Pemerintah Kabupaten Tapteng dalam mengatasi masalah jalan ini agar bisa dapat selesai, sehingga masyarakat bisa beraktivitas kembali,” ujarnya.

Masinton menegaskan PT Hutama Karya, sebaiknya nantinya akan melakukan kajian mendalam terkait konstruksi yang akan dibangun terhadap ruas jalan yang longsor itu.

Dibaca Juga : H-8 Tahun Baru 2026, Harga Ikan Melonjak di Balige, Cabai Rawit Justru Lebih Murah dari Laguboti

“Sehingga jalan penghubung Tapteng, Sibolga ke Tarutung atau Medan dapat lebih layak dan aman untuk dilalui oleh masyarakat pengguna jalan ini,” ucapnya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan