Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS KTH Shorea Lestari Laporkan Dugaan Perambahan Hutan Pakai Alat Berat di Labura

KTH Shorea Lestari Laporkan Dugaan Perambahan Hutan Pakai Alat Berat di Labura

Kelompok Tani Hutan (KTH) Shorea Lestari melaporkan dugaan perambahan hutan di kawasan Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK) di Desa Sukaramai, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Dibaca Juga : Pembangunan Gedung KDMP di Desa Gunung Rante Ditunda, Menunggu Kejelasan Status Lahan

Pengaduan tersebut telah disampaikan kepada sejumlah pihak, yakni Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Sumatera Utara, Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kepolisian Resor Labuhanbatu, serta Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah III Sumatera Utara pada 26 Februari 2026 lalu.

Namun, hingga kini pihak KTH mengaku belum melihat adanya tindak lanjut atas laporan tersebut. “Sampai hari ini kami belum melihat ataupun mendengar adanya tindak lanjut dari laporan yang telah kami sampaikan,” ujar Ketua KTH Shorea Lestari, Suwarmen, didampingi Bendahara Richard Simamora kepada wartawan di Aek Kanopan, Selasa (10/3/2026).

Menurut mereka, dugaan perambahan hutan itu ditandai dengan penggunaan alat berat jenis excavator yang beroperasi sejak 21 Februari 2026 di titik koordinat 99.78228806 BT dan 2.61900444 LU. Aktivitas tersebut disebut-sebut dilakukan oleh sebuah perusahaan bernama Morris.

Selain membuka lahan, alat berat tersebut juga diduga telah merusak tanaman hutan serta tanaman rambong (karet) milik warga di sekitar wilayah KTH Shorea Lestari. Kondisi itu dinilai meresahkan masyarakat setempat.

Dibaca Juga : Pembangunan Perumahan Oswald Palace di Tapteng Diprotes Warga, Lokasi Disebut Terlalu Dekat Sempadan Sungai

Atas dugaan aktivitas tersebut, KTH Shorea Lestari meminta pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas, termasuk menangkap pihak yang terlibat, mengamankan alat berat ekskavator, serta memproses kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan