Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Kriminalitas dan Kasus Narkoba di Binjai Menurun, Kapolres Tegaskan Penegakan Hukum Tetap Prioritas

Kriminalitas dan Kasus Narkoba di Binjai Menurun, Kapolres Tegaskan Penegakan Hukum Tetap Prioritas

Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana, menanggapi tren positif turunnya jumlah kasus kriminalitas dan penyalahgunaan narkoba di Kota Binjai. Angka kriminalitas tercatat turun 4,54 persen, sementara kasus narkoba menurun sebesar 0,41 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Dibaca Juga : Polsek Besitang Gerebek Sarang Narkoba di Bukit Mas, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

“Kita akan terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui berbagai operasi kepolisian. Untuk tindak pidana, misalnya, dari 100 persen, paling tidak 70 persen harus bisa terselesaikan. Itu akan menjadi prioritas saya,” ujar AKBP Mirzal, yang menggantikan Kapolres Binjai sebelumnya, AKBP Bambang C. Utomo, saat menggelar temu ramah dengan awak media di Aula Anindya, Rabu (14/1/2026) sore.

Lanjut AKBP Mirzal, mengenai jumlah kasus narkoba yang mengalami penurunan atau kenaikan, menurutnya ada dua kemungkinan, yakni bisa karena operasi yang dilakukan secara gencar sehingga kasus narkoba turun, atau memang ada faktor lain.

“Tapi yang pasti, kami berkomitmen menegakkan hukum terhadap kejahatan narkoba. Saya yakin semua mendukung karena kejahatan narkoba meresahkan dan merusak generasi bangsa,” ucapnya.

Terkait maraknya tindak pidana lain, seperti begal, judi online, dan kejahatan lainnya, AKBP Mirzal telah menerima informasi saat beraudiensi dengan anggota dewan di DPRD Binjai. Ia berjanji akan segera menindaklanjuti laporan ini untuk ditangani secara maksimal.

Sebagai catatan, untuk kasus narkoba pada 2024, Polres Binjai menangani 242 kasus, sedangkan pada 2025 turun menjadi 241 kasus atau berkurang satu kasus (0,41 persen).

Rinciannya, pada 2024 terdapat 242 kasus narkoba dengan 348 tersangka. Barang bukti yang diamankan meliputi sabu seberat 6.337,38 gram, ganja 23.122,02 gram, serta 3.832 butir pil ekstasi.

Sementara pada 2025, Polres Binjai menangani 241 kasus narkoba dengan 342 tersangka. Barang bukti yang diamankan berupa sabu seberat 3.441,42 gram, ganja 2.044,91 gram, dan 1.999,25 butir pil ekstasi.

Untuk tindak pidana umum, tingkat penyelesaian perkara juga meningkat. Pada 2024, dari 1.739 kasus, sebanyak 1.041 perkara berhasil diselesaikan atau 59,86 persen. Sedangkan pada 2025, dari 1.660 kasus, sebanyak 1.160 perkara berhasil diselesaikan atau 69 persen.

Dibaca Juga : Dana Desa 2026 Menurun, Para Kades di Deli Serdang Evaluasi Ulang Program Prioritas

Data kecelakaan lalu lintas juga menunjukkan tren penurunan. Pada 2024 tercatat 266 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia 56 orang. Sementara pada 2025, jumlah kecelakaan turun menjadi 244 kasus dengan korban meninggal dunia 51 orang. Kerugian materi juga menurun dari Rp907 juta pada 2024 menjadi Rp694 juta pada 2025.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan