Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Kabur dari Polisi, Pria di Asahan Terjatuh dan Hanyut di Sungai

Kabur dari Polisi, Pria di Asahan Terjatuh dan Hanyut di Sungai

Warga Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, digegerkan dengan kabar seorang pria yang hanyut di aliran Sungai Asahan, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban diketahui bernama Awaludin Nasution, 40 tahun, warga Dusun I, Desa Pulau Rakyat Tua.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Dusun I, Desa Pulau Rakyat Pekan. Sejumlah saksi mata menyebut korban sempat terlihat berusaha menyelamatkan diri sebelum akhirnya tenggelam terbawa arus sungai yang deras.

Safrizal, 48 tahun, seorang pekerja tangkahan pasir di lokasi kejadian, mengaku melihat langsung detik-detik korban hanyut. Ia mengatakan korban sempat muncul ke permukaan air sambil melambaikan tangan dan berteriak meminta pertolongan.

“Korban sempat minta tolong, tangannya melambai-lambai. Tapi arus sungai sangat deras, jadi tidak ada yang berani turun menolong,” ujar Safrizal kepada wartawan.

Menurutnya, dalam hitungan menit tubuh korban kembali tenggelam dan tak terlihat lagi di permukaan. Kondisi arus Sungai Asahan saat itu memang cukup kuat, terutama di sekitar area bawah jembatan tempat korban terakhir terlihat.

Baca juga : Dua Hari Pencarian, Pelajar yang Hanyut di Sungai Silau Asahan Akhirnya Ditemukan

Hingga kini, penyebab pasti korban bisa berada di tengah aliran sungai masih belum diketahui secara resmi. Namun, informasi yang beredar di lapangan menyebutkan sebelum kejadian, korban diduga melarikan diri ke arah bawah jembatan saat didatangi petugas kepolisian yang menggunakan mobil patroli.

Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, korban diduga berusaha menghindari petugas dan berlari ke arah sungai. “Informasinya korban lari ke bawah jembatan ketika ada mobil patroli datang. Setelah itu diduga menceburkan diri ke sungai,” ungkapnya.

Dugaan sementara, korban didatangi petugas terkait indikasi tindak pidana pencurian. Meski demikian, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai status hukum korban maupun kronologi detail sebelum insiden hanyut terjadi.

Kapolsek Pulau Rakyat melalui Kanit Reskrim, Wanter Simanungkalit, membenarkan adanya laporan seorang warga yang hanyut di Sungai Asahan. Namun, ia mengaku belum dapat memberikan penjelasan lebih lanjut terkait penyebab kejadian tersebut.

“Iya benar ada laporan orang hanyut. Untuk penyebab pastinya saya belum bisa memastikan. Nanti akan kami sampaikan setelah ada informasi lengkap,” ujarnya singkat.

Pantauan di lokasi pukul 11.00 WIB, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta tim SAR melakukan pencarian. Warga sekitar hanya dapat menyaksikan aliran sungai yang terus mengalir deras sambil berharap korban segera ditemukan.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan