Jelang Lebaran, Harga Cabai hingga Telur di Samosir Naik, Pasokan Tetap Aman
Menjelang Hari Raya Idulfitri atau Lebaran, sejumlah harga bahan pokok di Pasar Percontohan Pangururan, Kabupaten Samosir, mengalami kenaikan. Berdasarkan pemantauan hingga 18 Maret 2026, kenaikan terjadi pada beberapa komoditas strategis, meski sebagian lainnya masih terpantau stabil dibandingkan harga per 23 Februari 2026.
Dibaca Juga : 4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Ini Fakta Mengejutkannya
Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai. Cabai rawit hijau naik dari Rp22.000 menjadi Rp28.000 per kilogram, sementara cabai merah keriting juga naik dari Rp22.000 menjadi Rp28.000 per kilogram. Selain itu, bawang merah impor mengalami kenaikan dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.
Harga gula pasir turut mengalami kenaikan dari Rp18.000 menjadi Rp19.000 per kilogram. Daging ayam broiler juga naik dari Rp46.000 menjadi Rp48.000 per kilogram. Sementara itu, beras medium mengalami kenaikan tipis dari Rp14.500 menjadi Rp14.600 per kilogram.
Di sisi lain, sejumlah komoditas masih relatif stabil. Udang basah medium tetap di Rp110.000 per kilogram. Tepung terigu protein sedang dan rendah masing-masing bertahan di Rp15.000 dan Rp10.000 per kilogram, begitu juga tempe yang tetap di Rp15.000 per kilogram.
Telur ayam ras mengalami kenaikan dari Rp27.733 menjadi Rp29.333 per kilogram, sedangkan telur ayam kampung tetap di Rp57.500 per kilogram. Tahu mentah juga tidak mengalami perubahan harga, tetap di Rp10.000 per kilogram.
Komoditas susu, baik susu kental manis maupun susu bubuk, tidak mengalami perubahan harga. Susu kental manis tetap di Rp13.000, susu bubuk di Rp48.000, dan susu balita SGM 1+ (400 gram) tetap di Rp45.000.
Minyak goreng premium dan Minyak Kita juga terpantau stabil masing-masing di Rp22.000 dan Rp15.700 per liter. Pisang barangan tetap di Rp12.000 per kilogram, serta jagung pipilan kering bertahan di Rp8.000 per kilogram.
Komoditas perikanan seperti ikan tongkol, ikan teri, ikan kembung, dan ikan dencis tidak mengalami perubahan harga, masing-masing berada di Rp50.000, Rp90.000, Rp55.000, dan Rp40.000 per kilogram.
Sementara itu, tomat mengalami fluktuasi harga, dari Rp13.000 turun menjadi Rp8.000, kemudian naik kembali ke Rp10.000 per kilogram. Secara keseluruhan, komoditas ini masih mengalami penurunan Rp3.000 dari harga awal.
Daging sapi murni tetap di Rp150.000 per kilogram. Garam beryodium halus stabil di Rp16.000 per kilogram, serta bawang putih dan bawang merah lokal masing-masing tetap di Rp35.000 per kilogram.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Samosir, Ferdinand Sitanggang, mengatakan kenaikan harga menjelang Lebaran merupakan fenomena yang lazim terjadi akibat meningkatnya permintaan masyarakat.
“Menjelang hari besar keagamaan, permintaan biasanya meningkat, khususnya untuk komoditas seperti cabai, daging, dan bawang. Ini yang memicu terjadinya kenaikan harga di pasar,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan distributor guna memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga dan tidak terjadi lonjakan harga yang berlebihan.
“Kami terus memonitor harga dan stok di lapangan. Jika ada indikasi kenaikan tidak wajar, akan segera kami tindak lanjuti bersama pihak terkait,” kata Ferdinand.
Dibaca Juga : DPRD Simalungun Tegas! Tolak Pengalihan Arus ke Parapat Saat Idulfitri
Secara umum, harga bahan pokok di Pasar Percontohan Pangururan masih dalam kondisi terkendali, meski terdapat kenaikan pada beberapa komoditas utama menjelang Lebaran.






