Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Jaringan PLN Rusak, Aliran Air Tirtanadi Terputus di Medan

Jaringan PLN Rusak, Aliran Air Tirtanadi Terputus di Medan

Pada Rabu, 26 Februari 2025, aliran air bersih Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi di Kota Medan terputus akibat kerusakan jaringan listrik PLN di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Sunggal.

Gangguan ini menyebabkan aliran air menjadi kecil bahkan mati di beberapa wilayah, termasuk Sunggal, Sei Agul, HM Yamin, Diski, Padang Bulan, dan Tuasan. Perbaikan sedang dilakukan dan diperkirakan selesai pada sore hari.

Sebelumnya, pada 25 Februari 2025, PDAM Tirtanadi juga mengumumkan gangguan aliran air di beberapa wilayah Medan akibat masalah pada jaringan listrik PLN di IPAM Sunggal

Gangguan aliran air seperti ini bukan pertama kali terjadi. Pada Desember 2024, pasokan air PDAM Tirtanadi di Medan dan Deli Serdang terhenti, memaksa warga mencari alternatif untuk kebutuhan air sehari-hari.

Perumda Tirtanadi memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan menyarankan pelanggan yang membutuhkan air bersih segera untuk menghubungi call center mereka di 1500-922 untuk permintaan layanan mobil tangki.

Aliran air bersih milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terputus di Kota Medan, diduga karena jaringan PLN yang mengalami kerusakan.

Kepala Bidang (Kabid) Publikasi dan Komunikasi Perumda Tirtanadi Provinsi Sumut, Lokot Parlindungan Siregar mengatakan aliran air bersih terputus di beberapa tempat karena kerusakan jaringan listrik PLN.

“Benar terjadi gangguan pelayanan yang sumbernya berada di produksi instalasi Sunggal, sudah mati sejak 03.00 WIB pagi tadi,” katanya ketika dikonfirmasi Mistar melalui pesan teks, Selasa (25/2/2025).

Baca juga : Pawai Obor Sambut Ramadhan di Tebing Tinggi Digelar Kamis, Polisi Siaga

Lokot menyebutkan telah dilakukan perbaikan dan diperkirakan akan selesai pada sore hari.

“Akibat dari gangguan tersebut, mengakibatkan aliran air kecil bahkan sampai mati

Sebagai informasi, wilayah yang terdampak adalah Sunggal, Sei Agul, HM Yamin, Diski, Padang Bulan, dan Tuasan sekitarnya.

Salah seorang warga yang terdampak, Kurniawan, mengatakan air bersih di rumahnya sudah tak mengalir sejak pukul 08.30 WIB.

“Waktu mau berangkat kerja, mandi dulu seperti biasa. Tapi air mati, tidak hidup sampai pukul 11.11 WIB. Semoga pulang kerja nanti airnya bisa hidup,” ujarnya.

Dia merasa terbebani karena tidak bisa cuci piring, mandi, dan masak karena membutuhkan air bersih.

“Jelang Ramadan kenapa jadi susah air begini, tapi semoga saat puasa nanti tidak terjadi seperti ini,” tuturnya. 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan