Analisasumut.com
Beranda AKTUAL Irigasi Paya Sordang Jebol, Ratusan Hektare Sawah di Tapsel Terancam Kekeringan

Irigasi Paya Sordang Jebol, Ratusan Hektare Sawah di Tapsel Terancam Kekeringan

Irigasi Paya Sordang di Desa Manunggang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, mengalami kerusakan parah akibat jebolnya saluran air.

Kerusakan ini mengancam pasokan air ke ratusan hektare sawah di dua kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), yang bergantung pada sistem irigasi tersebut.

Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Angkola Muaratais, Erwin, mengungkapkan bahwa lebih dari 400 hektare sawah di wilayahnya terdampak langsung oleh rusaknya irigasi ini.

Baca Juga: 7 Obat Alami untuk Meredakan Asam Lambung, Aman dan Mudah Didapat

“Jika irigasi ini tidak segera diperbaiki, sawah di Kecamatan Angkola Muaratais dan Batang Angkola bisa mengalami kekeringan. Hal ini tentu berdampak besar terhadap produksi pertanian dan perekonomian petani,” ujar Erwin, Jumat (7/3).

Kondisi serupa juga dikhawatirkan terjadi di Kecamatan Batang Angkola. Koordinator BPP Batang Angkola, Habibi, menyebutkan bahwa keterlambatan perbaikan bisa menghambat musim tanam dan berpotensi menyebabkan gagal panen.

“Jebolnya irigasi ini kemungkinan besar akibat usia bangunan yang sudah tua dan mulai rapuh. Para petani berharap pemerintah segera turun tangan agar dampaknya tidak semakin meluas,” tambahnya.

Siap Untuk Tampil Lebih Percaya Diri? Kunjungi Website Kami dan Temukan Layanan Salon Terbaik!

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai rencana perbaikan. Para petani berharap ada tindakan cepat agar mereka tidak mengalami kerugian besar akibat kekeringan.

Dengan kondisi irigasi yang jebol, para petani di Kecamatan Angkola Muaratais dan Batang Angkola berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki saluran air tersebut.

Jika tidak segera ditangani, ancaman gagal panen dan kerugian ekonomi yang besar bisa menjadi kenyataan.

Keberlanjutan sektor pertanian di wilayah ini sangat bergantung pada respons cepat dari pihak berwenang untuk memastikan ketersediaan air tetap terjaga demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan