Harga Komoditas di Pasar Pangururan Relatif Stabil, Cabai Justru Alami Penurunan
Harga kebutuhan pokok di Pasar Pangururan, Kabupaten Samosir, terpantau stabil selama periode 7 hingga 28 Januari 2026. Berdasarkan data pemantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Samosir, mayoritas komoditas pangan tidak mengalami perubahan harga signifikan.
Dibaca Juga : Pemkab Labusel Lantik 5 Pejabat Tinggi Pratama dan 30 Administrator, Bupati Tekankan Profesionalisme
Komoditas pangan strategis seperti beras premium tercatat stabil di harga Rp15.600 per kilogram. Beras medium juga bertahan di harga Rp14.200 per kilogram sepanjang periode pemantauan.
Kondisi serupa terjadi pada komoditas gula pasir, bertahan di angka Rp18.000 per kilogram. Minyak goreng premium dijual di kisaran harga Rp22.000 per kilogram. Daging sapi murni bertahan di harga Rp150.000 per kilogram. Daging ayam kampung juga tercatat stabil di harga Rp85.000 per kilogram.
Sementara itu, telur ayam ras berada di angka Rp29.333 per kilogram. Telur ayam kampung juga tidak mengalami perubahan harga, bertahan di angka Rp55.000 per kilogram.
Namun, fluktuasi harga terjadi pada komoditas hortikultura, khususnya cabai. Cabai rawit hijau tercatat mengalami penurunan harga dari Rp45.000 per kilogram menjadi Rp40.000 per kilogram.
Sebaliknya, cabai merah keriting justru mengalami kenaikan harga dari Rp20.000 menjadi Rp25.000 per kilogram.
Selain cabai, bawang merah lokal juga menunjukkan tren penurunan harga, dari Rp40.000 menjadi Rp35.000 per kilogram, sedangkan bawang putih relatif stabil di angka Rp35.000 per kilogram.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Samosir, Ferdinand Sitanggang, mengatakan stabilitas harga kebutuhan pokok pada Januari 2026 dipengaruhi pasokan yang masih mencukupi dan distribusi yang berjalan lancar.
Dibaca Juga :
Ferdinand mengatakan, fluktuasi pada komoditas cabai dipengaruhi faktor cuaca dan pasokan dari daerah penghasil, namun secara umum ketersediaan bahan pokok di Samosir masih aman dan pemantauan harga terus dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat.






