Analisasumut.com
Beranda AKTUAL Harga Ikan Laut di Medan Naik Tajam, Ini Sebabnya

Harga Ikan Laut di Medan Naik Tajam, Ini Sebabnya

Medan, 8 April 2025 — Harga ikan laut di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan mengalami kenaikan tajam dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan harga ini dikeluhkan baik oleh pedagang maupun konsumen, karena berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Beberapa jenis ikan seperti tongkol, kembung, dan tenggiri mengalami lonjakan harga hingga 30 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Menurut para pedagang, kenaikan ini disebabkan oleh cuaca buruk di perairan Sumatra Utara yang menghambat aktivitas nelayan. Selain itu, faktor distribusi dan pasokan dari pelabuhan utama juga disebut menjadi penyebab terbatasnya stok di pasaran.

Baca juga : Ruko Terbakar di Langkat, Ibu-Anak Tewas Terpanggang dalam Kamar

Harga ikan laut di sejumlah pasar tradisional Kota Medan mengalami lonjakan tajam pasca libur Lebaran tahun 2025.

Minimnya pasokan ikan dari laut menjadi penyebab utama kenaikan harga, lantaran banyak nelayan belum kembali beroperasi setelah cuti panjang Hari Raya Idulfitri.

Senin (7/4/2025) di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB), kawasan Gabion, menunjukkan sebagian besar kapal ikan masih bersandar di tangkahan. Aktivitas melaut belum kembali normal karena banyak Anak Buah Kapal (ABK) belum kembali ke Belawan.

“Belum melaut. Mungkin dua atau tiga hari lagi baru kami turun ke laut, karena sebagian ABK masih di kampung, terutama yang dari Asahan,” ujar Syahlan, warga Bagan Deli yang sedang memperbaiki jaring ikan di atas kapalnya.

Minimnya aktivitas kapal membuat pasokan ikan segar ke pasar berkurang drastis. Beberapa pedagang ikan besar mengaku stok ikan terbatas, sehingga berdampak langsung pada kenaikan harga di tingkat pengecer.

“Harga sedang naik, karena pasokan sedikit. Ikan dencis ukuran sedang kami jual ke pengecer Rp30.000/kg, gembung Rp40.000, tongkol yang biasanya Rp20.000 kini jadi Rp30.000, bahkan ikan gulama yang biasanya nggak laku, sekarang dijual Rp25.000/kg,” ujar Syahril, seorang pedagang grosir di Gabion.

Kondisi serupa juga terjadi di pasar tradisional, seperti Pasar 5 di Kecamatan Medan Marelan. Yono, seorang pedagang ikan, menyebutkan harga ikan naik signifikan dibanding hari-hari biasa.

“Ikan dencis sekarang Rp35.000/kg, gembung Rp45.000. Karena mahal, banyak pedagang nasi dan konsumen beralih ke ikan tambak seperti lele, nila, dan gurami yang harganya masih stabil,” katanya. 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan