Harga Cabai Merah Terjun Bebas, Petani Deli Serdang Pilih Alih Tanam ke Padi
Anjloknya harga cabai merah di tingkat petani membuat sejumlah petani di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, beralih dari tanaman cabai ke tanaman padi.
Peralihan tersebut dilakukan sebagai upaya meminimalisir kerugian yang terus dialami petani.
Sejumlah petani mengaku kesulitan melanjutkan budidaya cabai merah karena harga jual yang terus menurun. Kondisi tersebut dinilai tidak sebanding dengan tingginya biaya produksi, mulai dari pembelian bibit, mulsa, hingga kebutuhan obat-obatan dan perawatan tanaman.
Selama ini, sebagian petani menanam cabai dengan sistem tumpang sari bersama padi. Namun, karena kerugian yang terus berlanjut, sebagian lahan kini kembali difokuskan menjadi areal persawahan.
“Harga beli cabai dari petani terus menurun hingga belasan ribu rupiah per kilogram. Jelas kami merugi dan sulit untuk balik modal,” ujar Satir, salah seorang petani cabai di Pantai Labu, Jumat (16/1/2026) sore.
Menurut para petani, selain harga jual yang rendah, tingginya biaya produksi juga menjadi beban tersendiri. Harga bibit cabai merah dinilai mahal, ditambah kebutuhan mulsa serta obat-obatan yang harus digunakan secara rutin agar tanaman tetap produktif.
Serupa disampaikan Ridwan, petani lainnya di Pantai Labu. Ia mengaku telah mengalihkan sebagian lahannya untuk ditanami padi dan bawang demi menjaga keberlangsungan usaha pertanian keluarganya.
“Saya sekarang beralih menjadi petani padi. Sebagian lahan juga ditanami bawang, selebihnya kembali menjadi sawah,” ucapnya.
Para petani berharap adanya perhatian dari pemerintah, khususnya terkait stabilisasi harga hasil pertanian dan pengendalian biaya produksi, agar petani tidak terus dirugikan dan tetap memiliki kepastian usaha di sektor pertanian.







**mitolyn reviews**
Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.