Harga Cabai & Kelapa Stabil di Toba, Tapi Kok Masih Dibilang Mahal?
Harga cabai merah dan kelapa bulat di pasar tradisional Kabupaten Toba dalam seminggu terakhir terpantau stabil, meski sebagian konsumen masih menganggap harga tersebut cukup tinggi.
Dibaca Juga : Danrem 023/KS Pimpin Sertijab Kaskorem dan Dandim 0210/Taput, Tandai Era Baru Kepemimpinan
Saat ini, harga cabai merah dijual Rp30.000 per kilogram, sementara harga kelapa bulat berkisar antara Rp8.000 untuk ukuran kecil dan Rp10.000 untuk ukuran besar.
Salah satu pedagang cabai di pasar tradisional Kabupaten Toba, Diva Gultom, menyebut harga cabai sebenarnya telah mengalami penurunan signifikan dibandingkan bulan lalu.
“Sebulan lalu harga cabai merah Rp60.000, Kini Rp30.000, pembeli tetap mengeluh. Demikian juga petani mengeluhkan harga tidak sebanding dengan biaya perawatan,” tutur Diva, Sabtu (17/5/2025).
Terpisah, pedagang kelapa, Sade Siregar mengungkapkan harga kelapa di Toba sudah stabil selama tiga bulan terakhir, mulai dari Rp8.000 – Rp10.000 per biji.
“Meskipun harga stabil, pembeli selalu mengeluhkan harga kelapa yang terlalu tinggi. Tetapi bagaimana lagi, harga dari agen juga tinggi, maka kita jual tinggi,” kata Sade.
Saat ini pedagang di Kabupaten Toba, khususnya di pasar tradisional Kecamatan Porsea, mengakui jumlah pembeli tidak terlalu banyak. Menurut mereka, kondisi ini berkaitan dengan musim paceklik.
Dibaca Juga : Wabup Labuhanbatu Galang Sinergi OKP untuk Wujudkan ‘Labuhanbatu Cerdas Bersinar
“Sudah tradisi di Kecamatan Porsea, setiap tahunnya menjelang musim panen raya jumlah pembeli berkurang drastis meskipun saat onan (pasar tumpah) setiap hari Rabu. Nanti saat panen tiba di Juni – Agustus membludaknya pembeli,” ujarnya.






