Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Harga Beras Tak Kunjung Turun, Akademisi Desak Pemko Siantar Bertindak Cepat

Harga Beras Tak Kunjung Turun, Akademisi Desak Pemko Siantar Bertindak Cepat

Harga beras di tingkat konsumen terus merangkak naik sepanjang tahun 2025, bahkan melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Kenaikan ini terjadi di tengah klaim surplus produksi beras di sejumlah wilayah.

Dibaca Juga : Polisi Periksa 14 Siswa Terkait Dugaan Persekusi di SMA Negeri 1 Matauli Pandan

Akademisi Universitas Simalungun, Dr Darwin Damanik, menilai kondisi ini memerlukan respons cepat dari pemerintah daerah, terutama di Kota Pematangsiantar.

“Harga-harga bahan pokok, terutama beras, masih tinggi. Pemerintah daerah harus cepat tanggap agar daya beli masyarakat tidak semakin terpuruk,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).

Darwin menjelaskan, meski sejumlah program pengendalian harga sudah tersedia di tiap daerah, seperti Gerakan Pangan Murah dan operasi pasar, namun koordinasi antarinstansi dinilai belum berjalan maksimal.

“Pasar murah sangat membantu, tapi itu belum cukup. Koordinasi lintas sektor dan langkah konkret harus ditingkatkan,” ucapnya.

Ia juga menyarankan agar Pemko Pematangsiantar menjajaki kerja sama antar-daerah untuk mendatangkan pasokan bahan pokok dari wilayah dengan stok berlebih. Selain itu, langkah penertiban spekulan juga perlu dilakukan secara tegas.

Dibaca Juga : Tragis di Tapteng, Truk Trans Continent Tabrak Becak Motor hingga Tewaskan Pengemudi

“Pemerintah bisa menekan harga dengan memastikan ketersediaan barang, memberantas spekulan, serta membuka jalur distribusi baru dengan daerah penghasil,” ucap Darwin. Dengan tren harga beras yang belum menunjukkan penurunan, publik kini menunggu langkah cepat dari Pemko Siantar agar beban masyarakat tidak semakin berat.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan