Guru di Dairi Resah, Dipanggil Disdik Tanpa Alasan Jelas
Sejumlah guru di Kabupaten Dairi mengaku resah dan merasa terzolimi setelah dipanggil serta diperiksa oleh oknum pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi.
Dibaca Juga : Irdam I/BB Tinjau Pembangunan Pascabencana di Tapteng, Bukti Nyata Peran TNI di Tengah Masyarakat
Pemanggilan tersebut dilakukan melalui proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di kantor Disdik Dairi pada Kamis (9/4/2026). Para guru yang enggan disebutkan identitasnya mengaku tidak mengetahui alasan pemeriksaan tersebut.“Kami heran, kenapa kami di-BAP. Saat ditanya alasannya, tidak dijelaskan. Kami bahkan sempat dibentak dan diancam agar tidak mencampuri urusan sekolah,” ujar salah seorang guru.
Para guru menyebut pemanggilan tersebut diklaim sebagai bentuk pembinaan. Namun, mereka mempertanyakan dasar dan alasan yang jelas atas tindakan tersebut.“Kami tidak tahu kesalahan kami apa. Tidak pernah ada teguran dari kepala sekolah maupun dari dinas,” ungkap guru lainnya.
Mereka juga mengaku dipanggil atas arahan kepala sekolah masing-masing untuk menghadap ke dinas. Namun, proses pemeriksaan dinilai tidak etis dan terkesan sebagai bentuk intervensi.“Seolah-olah kami melakukan pelanggaran besar, padahal tidak ada dasar yang jelas. Kami diperlakukan tidak pantas,” tambah salah satu guru.
Merasa dirugikan, para guru sepakat untuk melaporkan kejadian tersebut ke DPRD Dairi. Mereka berharap dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mengungkap alasan pemanggilan tersebut.
Para guru juga menduga ada kaitan antara pemeriksaan ini dengan isu mutasi guru yang tengah berkembang.“Jangan-jangan ini bagian dari skenario terkait mutasi. Bahkan sempat disinggung soal oknum yang bisa menggeser jabatan guru,” ungkap salah satu sumber.
Kepala Dinas Pendidikan Dairi, Jaspin Sihombing, saat dikonfirmasi menyatakan akan memberikan tanggapan setelah berkoordinasi dengan pihak terkait. “Saya koordinasi dulu dengan kepala bidang,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Jati Sinaga, yang disebut-sebut terlibat dalam pemeriksaan tersebut, belum memberikan keterangan resmi hingga berita ini diterbitkan.
Beredar informasi bahwa pemeriksaan BAP terhadap guru dilakukan oleh oknum pejabat di bidang PTK. Namun, belum ada klarifikasi resmi dari pihak dinas terkait kebenaran informasi tersebut.
Dibaca Juga : PT Key Key Tegas Bantah Isu Premanisme dalam Proyek Kota Mandiri Bekala Pancur Batu
Kasus ini kini menjadi sorotan di kalangan tenaga pendidik di Dairi, yang berharap adanya transparansi serta kejelasan atas proses pemeriksaan yang mereka anggap tidak berdasar.






