Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Fluktuasi Harga Cabai dan Bawang Warnai Pasar Siantar di Awal Tahun

Fluktuasi Harga Cabai dan Bawang Warnai Pasar Siantar di Awal Tahun

Harga bahan pokok di Pasar Tradisional Dwikora Kota Pematangsiantar tak kunjung stabil alias masih berfluktusi atau masih naik turun. Memasuki pekan ketiga Januari, Selasa (14/1/25), harga cabai merah naik menjadi Rp44.000 hingga Rp48.000, sebelumnya Rp36.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Dibaca Juga : Pemkab Simalungun Tetapkan 525 Peserta Lulus CPNS Kesehatan dan Teknis 2024

“Beberapa hari lalu harga cabai merah masih Rp36.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Hari ini justru naik tipis menjadi Rp44.000 hingga Rp48.000 per kilogram. Memang dari distributor mulai naik, jadi kami naikkan juga. Tapi kalau murah, kami pun turunkan harga jual ke konsumen,” ungkap salah seorang penjual komoditas cabai yang akrab disapa Mak Candra.

Menurutnya, harga cabai di Pasar Tradisional Dwikora masih dikategorikan tidak terlalu mahal. Sedangkan harga cabai lainnya seperti cabai rawit, tak jauh beda dengan cabai merah.

“Untuk harga cabai rawit saat ini mencapai Rp48.000 per kilogram. Sementara harga cabai hijau mencapai Rp24.000 per kilogram,” jelasnya.

Pedagang lainnya, Lasma mengatakan harga bawang merah saat ini mencapai Rp36.000 hingga Rp40.000, masih seperti harga sebelumnya. Sedangkan bawang putih mencapai Rp44.000 naik tipis dari sebelumnya Rp40.000 per kilogram.

“Untuk harga tomat saat ini di kisaran Rp8.000 per kilogram,” ungkapnya.

Sejumlah konsumen meminta kepada pemerintah agar dapat mengontrol harga kebutuhan pokok agar tidak memberatkan masyarakat indonesia terkhusus daerah siantar.

“Pemerintah harus melakukan intervensi harga kebutuhan pokok melalui pasar-pasar tradisional. Serta juga perlu meningkatkan pengawasan terhadap fluktuasi harga kebutuhan pokok saat ini,” kata salah seorang ibu rumah tangga, Suparni yang sedang berbelanja kebutuhan kebutuhan rumah tangga di Pasar Tradisional Dwikora Pematang Siantar.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak panik dan tetap bijak dalam menghadapi fluktuasi harga. Pemerintah menjanjikan langkah-langkah konkret untuk menjaga kestabilan harga, termasuk mengadakan operasi pasar jika harus diperlukan.

Dibaca Juga : Rapat Paripurna DPRD Simalungun Umumkan Penetapan Bupati Terpilih

Dengan perubahan cuaca yang masih sulit diprediksi, tantangan dalam menjaga stabilitas harga komoditas pangan di Pematang Siantar diperkirakan masih akan berlanjut. Namun, pemerintah optimistis situasi ini dapat dikelola dengan baik melalui sinergi antara berbagai pihak terkait.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan