Dinas Pertanian Toba Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman Jelang Musim Tanam Padi 2026
Dinas Pertanian Kabupaten Toba memastikan stok pupuk subsidi, khususnya Urea dan NPK, aman untuk memenuhi kebutuhan petani pada musim tanam padi di triwulan pertama tahun 2026.
Dibaca Juga : Pelaku Pungli Pengguna Jalan Tol di Belawan Akhirnya Ditangkap Polisi
Kepala Dinas Pertanian Toba, Lena Pardede, mengatakan total jatah pupuk Urea yang akan disalurkan untuk 16 kecamatan pada awal tahun 2026 sebanyak 8.414.000 kilogram. Sementara pupuk NPK sebanyak 10.626.000 kilogram, NPK Formula 16.000 kilogram, dan pupuk organik sebanyak 561.000 kilogram.
“Dibandingkan tahun 2025, pada awal tahun 2026 kuota pupuk Urea bertambah sebanyak 221.000 kilogram, NPK bertambah 1.204.000 kilogram. Sementara itu, NPK Formula berkurang hampir 80 persen, demikian juga pupuk organik yang kuotanya berkurang sekitar 50 persen untuk Kabupaten Toba,” ujar Lena, Kamis (22/1/2025).
Lanjut Lena, bagi petani di enam kecamatan di Kabupaten Toba, yakni Porsea, Silaen, Siantar Narumonda, Parmaksian, Sigumpar, dan Uluan, yang saat ini memasuki musim tanam padi, stok pupuk subsidi dipastikan aman. Alokasi pupuk tersebut telah ditetapkan melalui keputusan dinas terkait penetapan alokasi pupuk subsidi Tahun Anggaran 2026.
“Untuk itu, kami membutuhkan informasi dari petani apabila tidak mendapatkan pupuk subsidi sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang diajukan kelompok tani, demikian juga jika ditemukan penjualan pupuk subsidi tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” katanya.
Dibaca Juga : Pedagang dan Warga Tanjung Pura Kompak Tolak Voting Pengelola Pasar
Adapun besaran kuota pupuk subsidi untuk enam kecamatan yang saat ini memasuki musim tanam serentak pada tahun 2026 sebagai berikut:
- Kecamatan Porsea: Urea 509.780 kilogram, NPK 514.770 kilogram.
- Kecamatan Siantar Narumonda: Urea 553.880 kilogram, NPK 582.978 kilogram, NPK Formula 2.843 kilogram, Organik 28.410 kilogram.
- Kecamatan Sigumpar: Urea 433.703 kilogram, NPK 425.008 kilogram.
- Kecamatan Silaen: Urea 685.787 kilogram, NPK 674.617 kilogram.
- Kecamatan Parmaksian: Urea 338.193 kilogram, NPK 324.958 kilogram, Organik 244.237 kilogram.
- Kecamatan Uluan: Urea 754.359 kilogram, NPK 837.299 kilogram, Organik 18.044 kilogram.






