Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Dermaga Penyeberangan antar Pulau di Langkat Dipadati Pemudik

Dermaga Penyeberangan antar Pulau di Langkat Dipadati Pemudik

Langkat – Menjelang Hari Raya Idulfitri, dermaga penyeberangan antar pulau di Kabupaten Langkat mulai dipadati pemudik.

Ribuan warga memanfaatkan moda transportasi laut untuk kembali ke kampung halaman, terutama menuju pulau-pulau terluar seperti Pulau Kampai dan Pulau Sembilan. Lonjakan penumpang ini terlihat sejak H-4 Lebaran dan diperkirakan terus meningkat hingga malam takbiran.

Sejumlah dermaga penyeberangan ke pulau terluar di Kabupaten Langkat, dipadati pemudik yang akan pulang ke pulau-pulau yang ada di Kabupaten Langkat, Minggu (30/3/2025).

Salah satu dermaga penyeberangan adalah Dermaga Tanjung Ibus yang ada di Kecamatan Secanggang. Dermaga ini merupakan dermaga penyeberangan ke Pulau Jaring Halus.

Sejak Minggu pagi (30/3/2025) dermaga ini sudah dipadati pemudik yang akan menyeberang ke Pulau Jaring Halus. Warga yang mudik membawa serta keluarganya berikut barang-barang dan sepeda motornya

Menurut warga sekitar dermaga, Andi, puncak arus mudik telah dimulai sejak Sabtu (29/3/2025). Jumlah trip penyeberangan yang biasanya empat kali bertambah menjadi tujuh kali sehari. Setiap penyeberangan selalu dipadati oleh penumpang hingga lebih dari 50 penumpang.

“Ku rasa hari inilah puncaknya mudik ke Pulau jaring halus, karena dari tadi pagi semua perahu penuh penumpang banyak yang bawa sepeda motor,” ujar Andi.

Penyeberangan ke Pulau Jaring Halus memakan waktu 45 menit. Sedangkan ongkos penyeberangan sekitar Rp5.000 untuk satu orang penumpang dan Rp10.000 untuk satu unit sepeda motor. 

Pihak otoritas pelabuhan terus mengimbau para pemudik untuk tetap mematuhi protokol keselamatan selama perjalanan laut, termasuk mengenakan jaket pelampung dan tidak memaksakan naik ke kapal jika kapasitas sudah penuh. Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, TNI, dan Polri juga dikerahkan untuk memastikan arus mudik berjalan aman dan lancar.

Selain itu, jadwal penyeberangan ditambah untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, terutama pada puncak arus mudik yang diprediksi terjadi H-2 Lebaran. Pemerintah daerah berharap seluruh masyarakat dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.

Dengan pengawasan yang ketat dan koordinasi antar instansi, arus mudik melalui jalur laut di wilayah Langkat diharapkan tetap kondusif hingga usai masa libur Lebaran.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan