Dandim 0211/Tapteng Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Tukka, Akses Warga Kini Lebih Mudah
Komandan Kodim 0211/Tapteng, Bayu Hanuranto Wicaksono bersama Bupati, Masinton Pasaribu meresmikan penggunaan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Lingkungan I Kelurahan Bonalumban dan Lingkungan III, Kelurahan Onan Tukka, Kecamatan Tukka, Senin (9/3/2026).
Dibaca Juga : BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Aktif Selama Libur Lebaran 2026
Peresmian jembatan dirangkaikan dengan peluncuran 218 titik Jembatan Garuda secara nasional yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak melalui video conference.
Jembatan yang menghubungkan Kelurahan Bonalumban dan Onan Tukka itu sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 25 November 2025.
Jembatan sepanjang sekitar 100 meter dengan lebar 1,5 meter tersebut kemudian dibangun kembali oleh personel Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal). Pembangunan melibatkan prajurit Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Yonif 125/SMB, Yon Arh 11/WBY, serta dukungan personel Pusziad dan Zibang Sibolga bersama masyarakat setempat.
Dandim 0211/Tapanuli Tengah, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, mengatakan peresmian jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Darat dalam membantu percepatan pemulihan dan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat.
“Secara nasional ada sekitar 200 jembatan yang diresmikan, terdiri dari jembatan gantung, aramco, hingga bailey yang dibangun oleh TNI AD,” ujarnya.
Ia berharap jembatan tersebut dapat mempermudah akses masyarakat, termasuk bagi anak-anak yang pergi ke sekolah, serta mendukung aktivitas pendidikan dan perekonomian warga.
Bayu menjelaskan, pembangunan jembatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pemotongan tiang besi lama, penggalian pondasi, pemasangan mal pondasi, pengecoran beton, pemasangan rangka baja, pemasangan sling, hanger dan gelagar, pemasangan lantai jembatan, hingga proses pengecatan.
“Semoga jembatan ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta membantu warga bangkit dari dampak bencana yang terjadi sebelumnya,” katanya.
Sementara itu, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melaporkan kepada Presiden bahwa dalam waktu sekitar 2,5 bulan, TNI berhasil membangun 218 jembatan di berbagai wilayah Indonesia.
Menurutnya, jembatan tersebut terdiri dari jembatan bailey, aramco, dan perintis yang tersebar di sejumlah daerah, termasuk di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Dibaca Juga : Paripurna HUT Toba ke-27 Digelar, Bupati Effendi Napitupulu Ajak Semua Pihak Bersatu Bangun Daerah
Selain membangun jembatan, TNI AD juga membantu pembangunan fasilitas pendukung seperti kamar mandi di lokasi pengungsian serta perbaikan sekolah yang terdampak bencana.






