Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS Bronjong Ambruk di Deli Serdang, Dinas SDABMBK Sebut Belum Ada Pembayaran ke Kontraktor

Bronjong Ambruk di Deli Serdang, Dinas SDABMBK Sebut Belum Ada Pembayaran ke Kontraktor

Proyek pembangunan bronjong di Dusun III, Desa Sialang, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang, yang baru saja selesai dikerjakan, dilaporkan ambruk.

Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Deli Serdang memastikan pekerjaan tersebut belum dilakukan pembayaran kepada pihak rekanan.

Kepala Dinas SDABMBK Deli Serdang, Janso Sipahutar, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (14/10/2025), membenarkan kejadian tersebut.

“Kita sudah suruh pelaksana pekerjaan bronjong untuk memperbaikinya,” ujarnya.

Ia menegaskan proyek yang ambruk itu belum dibayar dinas kepada pihak pelaksana, mengingat masih adanya tanggung jawab perbaikan yang harus dilakukan kontraktor.

“Belum kita bayar dan sudah disuruh perbaiki. Terima kasih infonya,” kata Janso melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.

Baca Juga : Warga Desa Sialang Protes Proyek Bronjong Ambruk, Diduga Kualitas Pekerjaan Buruk

Sebelumnya, warga setempat mengeluhkan kondisi bronjong yang terlihat rusak dan sebagian ambruk ke jurang.

Dari pantauan di lokasi, beberapa bagian cor penahan tebing tampak melorot dan retak, diduga akibat abrasi tanah serta kurangnya daya tahan konstruksi.

Yahya Saragih, tokoh masyarakat Kecamatan Bangun Purba, menyebut kerusakan tersebut telah diprediksi sejak awal pengerjaan.

“Ini kerjaan abal-abal Dinas SDABMBK Deli Serdang. Sudah kami prediksi sebelumnya, pasti tidak kuat. Baru selesai sudah ambruk,” ujarnya, Minggu (12/10/2025).

Yahya juga menilai proyek tersebut dikerjakan tanpa pengawasan yang ketat dan diduga tidak sesuai standar teknis konstruksi, sehingga mudah mengalami kerusakan.

“Kalau proyek seperti ini terus dibuat, alangkah sia-sianya uang rakyat,” tuturnya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Dinas SDABMBK dapat mengevaluasi pelaksanaan proyek infrastruktur, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan bronjong dan penahan tebing di wilayah rawan longsor.

“Proyek bronjong yang berfungsi menahan erosi dan menjaga kestabilan tebing dinilai penting bagi keselamatan warga sekitar. Oleh karena itu kami menekankan perlunya pengawasan yang transparan,” ucap pria marga Ginting warga sekitar lokasi bronjong yang ambruk.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan