Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS BPS Ungkap Pendidikan Penduduk Asahan Masih Setara SMP

BPS Ungkap Pendidikan Penduduk Asahan Masih Setara SMP

Kualitas pendidikan penduduk Kabupaten Asahan masih menjadi perhatian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan melalui publikasi Indikator Kesejahteraan Rakyat yang dirilis pada 24 Desember 2025, menunjukkan rata-rata anak-anak di sana hanya lulus SMP.

“Pada tahun 2025, angka rata-rata lama sekolah tercatat 9,06 tahun. Artinya, secara umum penduduk Asahan baru mampu menempuh pendidikan hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas 3,” demikian isi publikasi BPS yang dikutip pada halaman 40, pada Senin (19/1/2026),.

Rata-rata lama sekolah diartikan sebagai jumlah tahun pendidikan formal yang telah diselesaikan oleh penduduk usia 25 tahun ke atas, tidak termasuk tahun mengulang. Indikator ini dijadikan tolok ukur dalam menilai kualitas sumber daya manusia di suatu daerah.

Rendahnya rata-rata lama sekolah di Kabupaten Asahan mengindikasikan masih tingginya angka putus sekolah serta keterbatasan akses pendidikan, baik akibat faktor sarana maupun kondisi ekonomi masyarakat. Hal ini menjadi perhatian serius.

Baca juga : BPS Ungkap: Sektor Jasa dan Perdagangan Jadi Penopang Tenaga Kerja Pematangsiantar

Pemerhati pendidikan, Ade Kurniawan, menilai upaya paling efektif untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah bukan dengan menyekolahkan kembali penduduk dewasa, melainkan dengan memastikan tidak ada lagi peserta didik yang putus sekolah. Menjaga anak-anak usia sekolah agar tetap berada di bangku pendidikan dinilai sebagai strategi paling realistis.

“Selain itu, tingkat pendidikan yang ditamatkan juga memiliki kaitan erat dengan tingkat pengangguran. Pendidikan yang lebih tinggi akan membekali penduduk dengan keahlian dan kompetensi, sehingga mampu bersaing secara sehat di dunia kerja dan mendapatkan pekerjaan sesuai bidangnya,” kata Ade.

Masih mengacu pada data BPS, persentase penduduk usia 15 tahun ke atas di Kabupaten Asahan yang menamatkan pendidikan hingga SD/sederajat sebesar 21,88 persen. Sementara itu, yang menamatkan SMP/sederajat mencapai 27,09 persen, dan SMA/sederajat sebesar 33,30 persen.

Adapun penduduk yang menamatkan pendidikan hingga perguruan tinggi masih tergolong rendah, yakni hanya 8,21 persen. Ironisnya, sekitar 9,52 persen penduduk usia 15 tahun ke atas tercatat tidak memiliki ijazah sama sekali, sebuah angka yang mencerminkan tantangan serius di sektor pendidikan Kabupaten Asahan.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan