BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Aktif Selama Libur Lebaran 2026
BPJS Kesehatan memastikan pelayanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap berjalan optimal selama periode libur Lebaran 2026. Berbagai kanal layanan disiapkan agar masyarakat tetap bisa mengakses layanan kesehatan maupun administrasi kepesertaan, termasuk bagi mereka yang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.
Dibaca Juga : Ramadan Fair Deli Serdang Resmi Dibuka, 35 UMKM Siap Ramaikan Pasar Ramadan Selama Sebulan
Direktur Utama Prihati Pujowaskito menegaskan bahwa layanan JKN harus tetap mudah diakses oleh masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk saat momentum mudik Lebaran yang menjadi tradisi tahunan.
Menurutnya, perlindungan kesehatan peserta tidak boleh terganggu hanya karena masyarakat sedang dalam perjalanan. “Momentum mudik Lebaran tidak boleh menghambat peserta dalam memperoleh pelayanan kesehatan. BPJS Kesehatan memastikan seluruh layanan Program JKN tetap dapat diakses dengan mudah sehingga masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan lebih tenang,” ujar Pujo, Senin (9/3/2026).
Kantor Cabang BPJS Kesehatan Tetap Buka Sementara Kepala Cabang Pematangsiantar, Indra Bayu, SKM, M.PHM, AAAK, memastikan masyarakat tetap bisa mengurus administrasi secara langsung, BPJS Kesehatan membuka layanan di kantor cabang pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026. Layanan tersebut akan beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.
Langkah ini diambil guna memberikan kemudahan bagi peserta yang membutuhkan pelayanan tatap muka selama masa libur Lebaran. “Kita kerja sama dengan polisi dan pemerintah daerah untuk memastikan layanan kesehatan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Posko Mudik BPJS Kesehatan di Berbagai Titik Strategis Selain layanan di kantor cabang, BPJS Kesehatan juga menyiapkan Posko Mudik yang akan beroperasi pada 13–16 Maret 2026 di sejumlah lokasi strategis di jalur mudik.
Di setiap posko, peserta dapat memperoleh berbagai layanan seperti informasi program JKN, konsultasi kesehatan, hingga bantuan layanan kepesertaan selama perjalanan mudik
Peserta Bisa Mengakses Layanan Lewat Mobile JKN Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto menjelaskan bahwa peserta juga dapat memanfaatkan layanan digital untuk mengurus administrasi kepesertaan secara mandiri.
Melalui aplikasi Mobile JKN, peserta dapat melakukan berbagai layanan seperti:
- Perubahan data peserta
- Perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)
- Pengecekan status kepesertaan
- Layanan administrasi lainnya
Selain aplikasi tersebut, peserta juga dapat mengakses layanan melalui PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp) di nomor 08118165165 serta Care Center 165.
Akmal mengimbau masyarakat untuk memastikan status kepesertaan tetap aktif sebelum melakukan perjalanan mudik agar tidak mengalami kendala saat membutuhkan layanan kesehatan.
Rumah Sakit Tetap Beroperasi 24 Jam Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Bambang Wibowo menyampaikan bahwa rumah sakit di seluruh Indonesia telah menyiapkan layanan kesehatan selama masa libur Lebaran.
Menurutnya, layanan rumah sakit akan tetap berjalan 24 jam, termasuk layanan rawat inap, rawat jalan, hingga terapi cuci darah bagi pasien yang membutuhkan.
Masyarakat Diminta Pastikan Status JKN Aktif Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia Tulus Abadi menilai bahwa masa Lebaran memang membutuhkan kesiapan ekstra dari berbagai pihak, termasuk dalam memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan lancar.
Ia mengingatkan masyarakat agar memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif sebelum mudik agar tidak mengalami kendala administratif saat membutuhkan layanan kesehatan.
Korlantas Ingatkan Risiko Kecelakaan Saat Mudik Sementara itu, perwakilan dari Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia, Sandhi Wiedyanoe, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan analisis lalu lintas menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Dibaca Juga : Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Tanjung Tiram dengan Barang Bukti 10 Gram
Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor human error masih menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu masyarakat diminta memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh. Ia juga mengimbau pemudik untuk beristirahat cukup selama perjalanan agar terhindar dari risiko kecelakaan akibat kelelahan.






