Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS BPBD Langkat Lakukan Mitigasi di Objek Wisata Rawan Bencana

BPBD Langkat Lakukan Mitigasi di Objek Wisata Rawan Bencana

Pada Selasa, 18 Maret 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat mengumumkan rencana mitigasi bencana di sejumlah objek wisata yang rawan bencana menjelang libur Lebaran. Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Langkat, Muhammad Ansyari, menyebutkan bahwa mitigasi akan dilaksanakan di tiga kecamatan: Batang Serangan, Bahorok, dan Sei Bingai. Kawasan wisata seperti Bukit Lawang di Bahorok, Tangkahan di Batang Serangan, dan Desa Telagah di Sei Bingai diperkirakan akan ramai dikunjungi saat libur Lebaran.

Langkah mitigasi ini melibatkan perangkat daerah, warga, serta aparat TNI-Polri, dan mencakup sosialisasi, pendataan lokasi rawan, peralatan penyelamatan, jalur evakuasi, serta himbauan kepada pengunjung. Mitigasi di Kecamatan Batang Serangan dijadwalkan pada Kamis, 20 Maret 2025, sementara di Bahorok dan Sei Bingai pada Jumat, 21 Maret 2025.

Upaya ini sejalan dengan arahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menekankan pentingnya penguatan antisipasi kerawanan bencana di destinasi wisata alam selama masa libur Lebaran. BNPB menekankan kolaborasi antara pemerintah, pengelola destinasi wisata, dan masyarakat untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.

Baca juga : Timnas Indonesia Makin Kuat Berkat Naturalisasi, Australia Waspad

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat akan melakukan mitigasi rawan bencana terhadap objek wisata yang bakal dipadati pengunjung saat libur Lebaran.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana (Plt Kalaksa) BPBD Langkat, Muhammad Ansyari, menyebutkan mitigasi dilakukan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Batang Serangan, Bahorok dan Sei Bingai. Mitigasi bencana ini melibatkan berbagai pihak mulai perangkat daerah, warga, dan aparat TNI-Polri .

“Jadi di tiga kecamatan tersebut berpotensi terjadinya bencana sekaligus sentranya lokasi wisata. Seperti Bukit Lawang di Bahorok, Tangkahan di Batang Serangan, dan Desa Telagah di Sei Bingai yang nanti akan ramai dikunjungi warga saat libur Lebaran Idulfitri,” ujarnya, Selasa (18/3/2025).

Ia menyebut, mitigasi dilakukan berkaca dari banyaknya bencana di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) selama sepekan terakhir, seperti banjir bandang di kawasan wisata Parapat, Kabupaten Simalungun.

“Jangan sampai bencana tersebut terjadi di Langkat dan sebabkan banyak korban,” kata Ansyari.

Mitigasi ini berupa tatap muka sosialisasi kepada pihak pihak terkait dan pendataan seperti apa nantinya antisipasi penanggulangan bencana dilakukan di masing masing kecamatan.

“Mulai dari data lokasi rawan dan relawan, peralatan rescue, jalur evakuasi, sosialisasi ke warga hingga himbauan kepada pengunjung wisata dan hal lain yang berkaitan dengan mitigasi bencana, nanti akan kita cek dan data,” ujarnya.

Untuk mitigasi di Kecamatan Batang Serangan akan dilaksanakan, Kamis (20/3/2025). Sedangkan mitigasi bencana di Kecamatan Bahorok dan Sei Bingai akan dilaksanakan, Jumat (21/3/2025) di masing masing kantor camat.

“Kita berharap peran serta pengelola kawasan wisata untuk ikut melakukan mitigasi bencana secara mandiri agar dampak dari bencana dapat diminimalisir,” ujar Ansyar. 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan