BPBD Binjai Evakuasi Ular Sawah Masuk ke Rumah Warga Berngam
Warga Kelurahan Berngam, Kota Binjai, dikejutkan oleh kemunculan seekor ular sawah yang masuk ke dalam rumah pada Kamis (7/4) pagi.
Ular dengan panjang sekitar dua meter itu terlihat melintas di ruang tamu salah satu rumah warga, menyebabkan kepanikan penghuni. Mengetahui adanya hewan liar yang membahayakan, warga segera menghubungi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Binjai.
Tim evakuasi BPBD yang datang ke lokasi dengan sigap berhasil mengamankan ular tanpa menimbulkan kerusakan maupun korban. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap hewan liar, terutama di kawasan yang berbatasan dengan area persawahan atau semak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai mengevakuasi seekor ular sawah yang masuk ke rumah warga Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota, Minggu (6/4/2025) dini hari.
Masuknya ular sawah ini mengagetkan pemilik rumah, Basuni Anwar, 57 tahun, kemudian melaporkannya ke BPBD Binjai.
Mendapat laporan adanya ular yang masuk ke dalam rumah, petugas BPBD langsung turun ke lokasi.
“Sebanyak 10 orang personel regu pencegahan datang ke lokasi,” ujar Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Binjai, Rudi Barus.
Setelah dilakukan pencarian, ular sawah tersebut akhirnya ditemukan petugas di sekitar atap rumah Basuni.
“Ular yang kita evakuasi akan dilepasliarkan ke habitat aslinya,” kata Rudi.
BPBD Binjai kembali menghimbau warga jika melihat atau menemukan adanya hewan liar atau hewan buas yang masuk ke kawasan pemukiman, agar segera melaporkannya untuk segera dievakuasi.
Baca juga : Dishub Medan Tanggapi Parkir Sistem Barcode yang Timbulkan Keributan
Setelah berhasil dievakuasi, ular sawah tersebut kemudian dilepasliarkan ke habitat alaminya yang jauh dari permukiman warga.
BPBD Binjai mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di sekitar area persawahan atau semak belukar, serta segera melapor jika menemukan hewan liar yang berpotensi membahayakan. Kecepatan laporan warga dan respons cepat petugas menjadi kunci dalam penanganan insiden ini, sehingga tidak menimbulkan korban maupun kerugian. Ke depan, upaya edukasi dan peningkatan kewaspadaan masyarakat akan terus digencarkan untuk mencegah kejadian serupa.






