Bobby Nasution Tegaskan Program Mudik Gratis Pemprov Sumut Bebas Nepotisme
Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution, memastikan Program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut tidak berbau nepotisme. Hal ini disampaikannya saat pelepasan mudik gratis di Stasiun Kereta Api Medan, Senin (16/3/2026).
Masalah ini juga ditanyakan Bobby kepada Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut Yuda Pratiwi Setiawan yang hadir di lokasi acara.
“Ada lebih dari 5.000 tiket yang sudah kita bagikan ke masyarakat. Ini clear ya Pak Kadis (Kadishub)? Tidak ada yang jualan di tempat jualan kan?” ujarnya.
Dilanjutkannya, “Jadi, tidak ada dibagi-bagi ke keluarga Dinas Perhubungan saja. Meski ini memang gratis. Nggak kan? nggak ya?” ucapnya.
Ia berharap program tersebut bisa memberikan dampak yang baik bagi pemudik agar bisa merasakan momentum Idulfitri di kampung halaman.
“Ya memang harus begitu, agar program ini bisa berjalan dengan baik dan masyarakat bisa merasakan momen lebaran bersama keluarga di kampung halaman,” tuturnya.
Baca juga : Dinkes Medan Siapkan Layanan Kesehatan di 14 Pospam Mudik Tahun 2026
Bobby menyarankan agar tahun depan program Mudik Gratis bisa berganti nomenklatur menjadi istilah yang lebih bersahabat.
“Lalu, saran kami yang terakhir, tahun depan kalau bisa bacaan ‘Gratis’-nya jangan besar-besar Pak, nanti malu orang pakai atributnya. Cari judul yang bagus lah, ‘Mudik Bersama’ atau yang lain,” katanya.
Menanggapi pertanyaan-pertanyaan Gubernur Sumut, Yuda memastikan seluruh arahan berjalan baik dan sesuai rencana.
“Tidak ada nepotisme dalam pembagian tiket Mudik Gratis,” kata Yuda.
Diberitakan sebelumnya, Dishub Sumut memakai sistem pendaftaran daring pada Mudik Gratis tahun ini. Seluruh masyarakat mendapatkan kesempatan yang sama untuk mendapatkan tiket.
Dishub Sumut pun menyediakan tiga moda. Angkutan disediakan enam rute yaitu Medan menuju Salak, Panyabungan, Padangsidimpuan, Madina, Gunung Tua dan Sosa.
Tidak hanya angkutan darat, Dishub Sumut juga menyediakan angkutan kereta api dan laut. Rute yang disediakan pada angkutan laut yakni Medan-Batam dan Sibolga-Gunung Sitoli. Sementara kereta api dengan rute Medan-Rantau Parapat dan Tanjung Balai.






