Bobby Nasution Minta Pemerintah Pusat Tak Pangkas TKD Sumut 2026
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution berharap agar Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun 2026 ini tidak lagi mengalami pemangkasan oleh Pemerintah Pusat. Hal ini berkaitan dengan keperluan keuangan dalam pemulihan bencana di Sumut.
Bobby berharap Sumut juga bisa seperti Provinsi Aceh yang telah resmi tidak dipangkas TKD 2026 oleh Pemerintah Pusat.
“Ya harapan kita ya itu bisa sama kayak Provinsi Aceh ya. Kalau bisa sama kayak Aceh yang TKD-nya dikembalikan (seperti semula),” ujarnya, Selasa (13/1/2025).
Namun Bobby mengatakan paling tidak dari 18 daerah yang terdampak bencana di Sumut, Pemerintah Pusat bisa mengutamakan daerah-daerah yang terdampak parah terlebih dahulu.
“Tapi kalau kita yang diutamakan di daerah-daerah yang terdampak bencana saja. Kemarin saya sampaikan ke Pak Mendagri kalaupun gak 18 kabupaten dan kota pun gak masalah, pilih saja daerah yang paling parah (terdampak),” tuturnya.
Baca juga : Pascabencana, Bupati Masinton Minta TKD di Sumut Tidak Lagi Dipotong
Menurutnya, TKD dari pusat penting untuk mendukung keuangan pemerintah daerah maupun Provinsi.
“Ini bukan cerita mau uang saja agar bisa dikelola ya, bukan. Tapi ini tentang kemanfaatannya itu. Jadi mungkin dari 18 daerah yang terdampak, ya mungkin bisa tujuh, atau bahkan lima kabupaten dan kota dan (Pemerintah) Provinsi,” kata Bobby.
Seperti yang diketahui Pemprov Sumut melakukan pergeseran anggaran sebesar Rp430 Miliar untuk pemulihan bencana. Ia berharap dengan tidak adanya pemangkasan TKD bisa membuat pemulihan lebih cepat.
“Karena kami sampaikan juga kemarin uang yang dimiliki Provinsi ini kami bagikan ke daerah-daerah bencana. Makanya ada pergeseran (anggaran) kemarin itu, ada 400 M lebih, itu diperuntukkan untuk kerja-kerja daerah dalam pemulihan bencana, harapannya itu saja,” ucapnya.






