Analisasumut.com
Beranda Analisa NEWS BGN Tinjau Dapur SPPG UMSU dan Tekankan Sertifikasi Penjamah Makanan

BGN Tinjau Dapur SPPG UMSU dan Tekankan Sertifikasi Penjamah Makanan

Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan pentingnya sertifikasi penjamah makanan saat meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Kamis (15/1/2025) siang.

Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Deputi Promosi dan kerja sama BGN Tengku Syahdana meninjau keberlangsungan proses demi proses yang berjalan di Dapur SPPG Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan tersebut. Ia pun meminta dapur tersebut agar mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada bulan ini.

“Ya Alhamdulillah dapur SPPG UMSU ini sudah beroperasi sejak tanggal 9 (Januari) kemarin, memiliki 47 orang relawan didalamnya. Tinggal lagi saya sampaikan tadi agar dalam sebulan ini bisa ditingkatkan untuk mendapatkan sertifikat SLHS,” ujarnya.

Selain itu, dalam hal ini juga pentingnya sertifikat Penjamah Makanan. Ia mengatakan sertifikat Penjamah merupakan komponen penting untuk bisa mendapatkan SLHS nantinya.

“Selain itu juga penjamah-penjamah makanan harus didorong untuk ikut pelatihan agar mereka juga mendapatkan sertifikat. Untuk mendapatkan SLHS tadi minimal 50%+1 penjamah tadi harus memiliki sertifikat agar memahami tugasnya dalam bekerja,” tuturnya.

Ia pun mengapresiasi SPPG UMSU tersebut karena telah melibatkan UMKM lokal untuk memenuhi pasokan bahan. “Ya kalau yang dapur SPPG UMSU ini saya lihat sudah bagus tadi, menu-menunya juga sudah modern. Dan semua bahan disini melibatkan UMKM lokal,” ujar Tengku.

Baca juga : Usai Kasus Keracunan, BGN Perketat Standar Dapur Program Makan Bergizi Gratis

Menurutnya, itu memang juga arahan Presiden bagaimana bisa meningkatkan UMKM lokal. “Itu harus dan juga sudah ada di juknis. Jangan beli bahan jauh-jauh. Jangan misal lokasi ini di Desa Sampali beli bahan sampai mana (jauh) begitu,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II Akrim mengatakan Dapur SPPG UMSU merupakan dapur Muhammadiyah pertama di Sumut. Ia berterima kasih atas masukan yang diberikan oleh BGN dan memastikan akan menjalani saran tersebut.

“Ya ini adalah SPPG Muhammadiyah pertama yang beroperasi di Sumatera Utara, karena SPPG ini juga tetap dibawah koordinasi Nasional Makan Bergizi Muhammadiyah. Terima kasih juga ke Pak Direktur atas masukannya,” tuturnya.

Diketahui, dapur SPPG UMSU tersebut hingga saat ini sudah memasok makanan MBG untuk 5 sekolah yang ada disekitar lokasi Kampus IV UMSU di Desa Sampali mulai dari tingkat SD hingga SMA.

“Kita bersyukur ini bisa beroperasi dan tentunya ini sangat dinantikan oleh masyarakat, sekolah-sekolah sekitar kita juga sudah banyak yang bertanya dan meminta agar kita yang menyuplai makannya,” ucap Akrim.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan