Bertahun-Tahun Mati, Jam di Tugu Timbangan Lubuk Pakam Jadi Sorotan Warga
Empat buah jam berukuran besar yang terpasang di Tugu Simpang Empat Timbangan, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, sudah bertahun-tahun tidak berfungsi.
Dibaca Juga : LBH Medan Desak Bupati Langkat Ondim Jalankan Putusan PTUN Terkait Maladministrasi PPPK
Pantauan di lapangan menunjukkan keempat jam tersebut tidak menyala dan tidak menunjukkan waktu yang akurat. Padahal, tugu yang berada di salah satu titik strategis ibu kota kabupaten itu, sempat menjalani rehabilitasi beberapa tahun lalu.
Proses rehabilitasi tugu tersebut sebelumnya juga sempat menuai perhatian publik. Pada bagian puncak tugu sempat dipasang patung burung, namun kemudian diganti dengan ornamen bernuansa budaya Melayu.
Sejumlah warga sekitar menyebutkan, setekah direhab, keempat jam di tugu tersebut hanya sempat menyala selama beberapa hari. Itu pun, menurut warga, waktu yang ditunjukkan tidak sama di setiap sisi.
“Jamnya sempat menyala, tapi tidak lama. Waktunya pun berbeda-beda. Kalau satu sisi menunjukkan pukul 12.00 WIB, sisi yang lain menunjukkan waktu yang tidak sama, sehingga membingungkan warga,” ujar Ridwan, warga sekitar, Selasa (10/2/2026).
Dibaca Juga : Peringati HUT ke-80, Persit KCK Kodim 0204/DS Sukses Kumpulkan 100 Kantong Darah
Warga lainnya menambahkan, sejak pertama kali dipasang puluhan tahun lalu, jam di tugu tersebut hanya beberapa kali terlihat berfungsi. Kondisi ini dinilai mengurangi fungsi tugu sebagai penunjuk waktu sekaligus ikon kawasan.
Bagi sebagian masyarakat, jam yang berhenti berdetak itu bukan sekadar kerusakan teknis, melainkan simbol waktu yang seakan terhenti di tengah denyut perkembangan kota. Mereka berharap, dalam waktu dekat, jarum jam di Tugu Timbangan Lubuk Pakam kembali bergerak, menandai perhatian dan kepedulian terhadap wajah kota yang lebih tertata dan terawat.






